07 May 2021, 14:50 WIB

Tank di Bogor-Bekasi untuk Latihan, Bukan Penyekatan Mudik


Dhika kusuma winata | Megapolitan

KAPENDAM Jaya Kolonel Arh Herwin BS menyatakan pengerahan tank di perbatasan Bogor-Bekasi merupakan latihan dan bukan penyekatan arus mudik. Video viral yang menyebut TNI menurunkan tank untuk penyekatan pemudik disebutnya tidak benar.

"Dengan telah tersebarnya video yang menyatakan bahwa anggota TNI menurunkan tank guna penyekatan pemudik itu tidak benar. Yang sebenarnya adalah satuan Yonarmed-7/105 GS/Biringgalih sedang melaksanakan Latihan Taktis Tingkat Rai TW II TA 2021", kata Kapendam Jaya melalui keterangannya, Jumat (7/5)

Sebelumnya, sebuah video viral memperlihatkan tank TNI turun ke jalan di perbatasan Bekasi-Bogor, Jawa Barat. Video yang direkam itu menyebut pengerahan tank untuk menyekat pemudik yang hendak pulang kampung.

Kapendam Jaya menegaskan kegiatan itu merupakan latihan dan tak ada kaitannya dengan penyekatan mudik. Ia membeberkan kronologi latihan digelar pada Kamis (6/5) kemarin oleh Satuan Yonarmed-7/105 GS/Biringgalih. Latihan digelar sejak siang hingga sore.

Tempat latihan itu di tanah lapangan bekas pabrik kecap di Kelurahan Ciketing Udik. Yonarmed-7/105 GS/Biringgalih melaksanakan steling tank di Tanah Lapang Bakong berlokasi di Jalan Raya Narogong, Kelurahan Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Bogor.

Pada latihan itu, Yonarmed-7/105 GS/Biringgalih menggunakan kendaraan tempur antara lain Meriam 105 GS sebanyak 2 unit, AMX sebanyak 1 unit, Ran Truk sebanyak 2 unit, Ran Ambulance sebanyak 1 unit, dan Ran Strada Triton Wadanyon sebanyak 1 unit.

"Kegiatan pengamanan route dari lokasi Steling Cepat di tanah lapang bekas pabrik kecap Kelurahan Ciketing Udik menuju ke tempat Steling Biasa di tanah lapang Bakong Jalan Raya Narogong seluruh tim pengamanan melaksanakan penghambatan lalu lintas untuk mengamankan kendaraan yang sedang melintasi," kata Kapendam Jaya. (OL-4)

BERITA TERKAIT