07 April 2021, 15:16 WIB

Mudik Dilarang, Terminal Bus di DKI Ditutup Kecuali Pulo Gebang


Selamat Saragih | Megapolitan

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan seluruh terminal bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Jakarta akan ditutup selama periode larangan mudik Lebaran 2021, kecuali Terminal Pulo Gebang.

"Rencananya yang akan dioperasionalkan hanya Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, selebihnya tidak ada pelayanan AKAP," kata Syafrin saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (7/4).

Dia menambahkan, tiga terminal lainnya yaitu Terminal Kalideres, Kampung Rambutan dan Tanjung Priok dipastikan tidak beroperasi. Sementara itu, Terminal Pulo Gebang tetap beroperasi untuk melayani perjalanan darurat.

"Untuk pelayanan AKAP Terminal Pulo Gebang pun itu akan sangat selektif, apakah terkait dengan keperluan mendesak misalnya keluarga berduka, ada yang sakit dan sebagainya, tentu ini akan sangat selektif," ujar Syafrin.

Baca juga: Organda Sayangkan Bila Mudik Tahun Ini Kembali Dilarang

Dia mengatakan rencana penutupan sementara terminal bus AKAP belum final karena Kementerian Perhubungan masih menggodok rencana itu sebelum mengeluarkannya menjadi kebijakan.

Syafrin berharap, kebijakan penutupan operasional terminal bus AKAP bisa segera dirilis untuk memberikan waktu kepada petugas Dishub DKI Jakarta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Sehingga sebelum masa larangan mudik tanggal 6 Mei, kami bisa sosialisasikan secara masif kepada seluruh masyarakat. Sehingga warga memahami urgensi larangan mudik yang diambil dari pemerintah," ungkap Syafrin.

Operasional Terminal Pulo Gebang pada periode larangan mudik pernah diungkapkan Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang Bernard Pasaribu. Dia mengatakan, terminal Pulo Gebang akan tetap beroperasi pada masa larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.(OL-5)

BERITA TERKAIT