20 March 2021, 10:50 WIB

Rekayasa Lalu Lintas Pembangunan MRT Fase 2 Dimulai Senin


Yanti Nainggolan | Megapolitan

PEMBANGUNAN Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 2 CP-201 Stasiun Bundaran Hotel Indonesia-Simpang Harmoni akan mulai berjalan. Rekayasa lalu lintas pun akan dilakukan mulai Senin (22/3).

"Lokasi pembangunan berada di Jalan MH Thamrin sisi barat dan sisi timur dari depan Gedung Sinarmas sampai dengan Gedung Bank Indonesia," terang Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/3).

Menurut dia, Shimizu-Adhi Karya Joint Venture menjadi pelaksana pekerjaan konstruksi MRT fase II paket CP201. Mereka bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan di lokasi pekerjaan.

Baca juga: 1.801 Titik Trotoar Rusak di Jaksel Telah Diperbaiki

"Diimbau kepada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan mematuhi rambu-rambu lalu lintas petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan," jelas Syafrin.

Terdapat dua pentahapan pekerjaan yaitu segmen Bundaran HI dan Stasiun Thamrin. Selama pembangunan, jalur kendaraan di tiap sisi jalan dikurangi satu dan diberlakukan mixed traffic dimana bus Trans-Jakarta bisa masuk jalur kendaraan biasa.

Tahap pertama segmen Bundaran HI dilakukan pada 22 Maret-14 April 2021 dengan jumlah jalur di Jalan MH Thamrin berkurang satu di masing-masing sisi.

Pekerjaan yang dilakukan adalah perbaikan tanah di sisi barat Jalan MH Thamrin dan pembongkaran sheet pile yang berada tepat pada posisi lintasan mesin bor untuk pembuatan terowongan.

Tahap kedua dilakukan pada 15-30 April 2021 dimana dilakukan perbaikan tanah di sisi timur Jalan MH Thamrin dan pembongkaran sheet pile.

Selanjutnya, ada pekerjaan membuat dinding penahan tempat peluncuran mesin boring dan pembongkaran sheet pile di Jalan MH Thamrin sisi barat dan timur pada 1 Mei-27 Juli 2021.

Terakhir, ada pekerjaan pembangunan fasilitas pendukung area peluncuran mesin bor pada 28 Juli hingga 8 Oktober 2021.

Sementara, segmen Stasiun Thamrin dibagi menjadi dua tahap dengan lingkup pekerjaan simpang Jalan MH Thamrin-KH Wahid Hasyim hingga Gedung Bank Indonesia.

Pertama, terdapat pengurangan jalur jalan di sisi barat Jalan MH Thamrin sepanjang Gedung BPPT hingga Bank Indonesia selama 1 April hingga 31 Mei 2021. Hal serupa juga berlaku sepanjang Gedung Kementerian ESDM hingga Thamrin 10.

Pekerjaan yang dilakukan adalah pembongkaran median tengah eksisting, relokasi drainase, dan power blender. Kemudian, pada 1 Juni hingga 31 Juli 2021, dilakukan pekerjaan power blender untuk memperkuat stabilitas tanah, pekerjaan diafragma wall sebagai dinding stasiun, dan pekerjaan konstruksi decking. Lokasi pekerjaan sama dengan tahap pertama.

"Jalur sepeda sepanjang area pekerjaaan MRT fase 2 akan mixed traffic dengan kendaraan bermotor," kata Syafrin.

Alasannya, metode pekerjaan pembangunan dilakukan secara bertahap dan berubah terus. Pesepeda diharapkan berhati-hati saat melewati area tersebut. (OL-1)

BERITA TERKAIT