09 March 2021, 09:50 WIB

Proyek Rumah DP Rp0 Tersandung Korupsi, Wagub: Jalan Terus


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PROGRAM pembangunan rumah DP Rp0 yag diinisiasi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tersandung korupsi. Akibat penyelidikan kasus korupsi pembelian lahan pembangunan rumah DP Rp0 itu, Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan ditetapkan sebagai tersangka dan telah dinonaktifkan. Meskipun demikian, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan proyek pembangunan rumah DP Rp0 yang dikerjakan oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya tidak terganggu.

"Insya Allah program dan lain-lain di BUMD tidak terganggu," kata pria yang akrab disapa Ariza itu di Balai Kota, Senin (8/3).

Selain membangun ruma DP Rp0, Perumda Pembangunan Sarana Jaya juga diketahui ditugaskan Pemprov DKI Jakarta untuk membangun fasilitas pengolahan sampah terpadu antara atau intermediate treatment facility (ITF).

baca juga: Soal Korupsi Tanah, DKI: Sudah Lama, Penyelesaiannya tidak Mudah 

Mantan anggota DPR RI itu mengatakan, program yang diemban oleh Perumda Pembangunan Sarana Jaya akan terus berjalan. Di tubuh BUMD tersebut masih ada jajaran direksi lainnya yang siap menyambung tugas Yoory.

"BUMD kan enggak satu orang saja, ada direktur, manajer, ada satu tim," tegasnya.

Di samping itu, Pemprov DKI Jakarta juga sudah memutuskan untuk menonaktifkan Yoory dan menggantikan dengan pelaksana tugas (Plt) agar program terus berjalan. Plt yang ditunjuk untuk menggantikan Yoory yaitu Direktur Pembangunan Perumda Pembangunan Sarana Jaya Indra Sukmono. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT