08 March 2021, 22:55 WIB

PDI-P Tagih Hasil Kajian Pemprov DKI soal Penjualan Saham Bir


Selamat Saragih | Megapolitan

KETUA Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menagih kajian rencana penjualan saham perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk sampai sekarang tidak kunjung diserahkan Pemprov DKI kepada Dewan. Pemprov DKI Jakarta tidak bisa meminta persetujuan hanya dengan mengirimkan surat tanpa melampirkan kajian kebijakan penjualan saham tersebut.

"Kalau Fraksi PDI Perjuangan menyatakan siap, tapi Pemprov DKI Jakarta tidak bisa hanya sekadar bersurat pada Dewan untuk meminta persetujuan pelepasan saham PT Delta. Namun Dewan meminta surat itu dibarengi dengan hasil kajian dari pemprov kaitan dengan rencana pelepasan saham PT Delta itu," kata Gembong, saat dihubungi di Jakarta, Senin (8/3).

Meski eksekutif sudah mengirimkan surat permohonan sebanyak empat kali terkait penjualan saham perusahaan bir ke DPRD DKI, tapi tanpa didukung hasil kajian outentik sama dengan hampa.

 

Gembong mengatakan, kajian Pemprov DKI Jakarta untuk menjual saham PT Delta Djakarta menjadi faktor utama untuk menetapkan apakah DPRD setuju atau tidak.

Dia menambahkan, hingga saat ini, Fraksi PDI-P dan dirinya sebagai anggota Dewan tidak mendapat kajian penjualan saham tersebut.

Gembong berharap Pemprov DKI bisa segera mengirimkan hasil kajian, sehingga penjualan saham PT Delta Djakarta bisa segera dibahas bersama anggota Dewan.

"Jadi yang kami harapkan itu sebelum kami melakukan pembahasan, kajian itu sudah sampai pada Dewan dulu, maka kalau melakukan pembahasan kami sudah punya kisinya," kata Gembong, seraya menambahkan, Pemprov DKI klaim tidak kantongi izin dari DPRD, hal itu tanpa dasar.

Sekretaris Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BP BUMD) DKI Jakarta, Riyadi, mengatakan, BP BUMD sudah empat kali mengirim surat permohonan persetujuan ke DPRD DKI Jakarta terkait penjualan saham perusahaan bir PT Delta Djakarta.

"Iya, sudah empat kali," kata Riyadi, saat dihubungi di Jakarta, Senin (8/3).

Isi surat keempat sama seperti surat sebelumnya yaitu permohonan Pemprov DKI Jakarta agar DPRD DKI Jakarta menyetujui rencana penjualan saham PT Delta Djakarta.

Surat tersebut, kata Riyadi, dikirim pada 4 Maret 2021 dan belum mendapat tanggapan hingga saat ini. "Pada 4 Maret kami menyerahkan," ujar Riyadi. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT