25 February 2021, 15:20 WIB

Cegah Gesekan, Kodam Jaya dan Polda Metro Gelar Patroli Bersama


Rahmatul Fajri | Megapolitan

KEPALA Penerangan Kodam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS mengatakan pihaknya bersama Polda Metro Jaya akan melakukan patroli bersama untuk mencegah adanya gesekan antara kedua institusi itu menyusul tewasnya prajurit TNI yang ditembak polisi di Cengkareng,Jakarta Barat, Kamis (25/2) dini hari WIB.

"Ke depan mungkin akan lebih diperketat untuk pelaksanaan patroli bersama antara Garnisun dan Polda Metro Jaya untuk mengurangi tindakan-tindakan yang merugikan nama institusi Angkatan Darat pada khususnya," kata Herwin, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (25/2).

Herwin mengimbau personel tidak ada yang terprovokasi dengan kejadian tersebut. Ia mengatakan TNI dan Polri terus bersinergi menciptakan situasi yang kondusif.

"Prajurit di lapangan agar tidak terjadi dinamika yang terprovokasi. Kita tetap mengharapkan sinergitas antara TNI dan Polri," kata Erwin.

Seperti diketahui, anggota polisi Bripka CS menembak tiga orang hingga meninggal dunia di sebuah kafe di Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (25/2) pagi WIB, yakni anggota TNI AD bernama Sinurat, dan dua karyawan kafe Feri Saut dan Manik.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan Bripka CS awalnya datang ke kafe tersebut pada Kamis (25/2) pukul 02:00 WIB untuk minum-minum. Lalu, pada pukul 04.00 WIB, saat kafe itu akan tutup, Bripka CS terlibat cekcok dengan pegawai kafe saat akan melakukan pembayaran.

Bripka CS yang sedang mabuk lalu mengeluarkan senjata api dan menembak empat korban hingga meninggal dunia dan satu orang korban mengalami luka-luka. Namun, tak lama berselang Bripka CS lalu diamankan polisi dan ditahan di Polsek Kalideres Jakarta Barat. (Faj/OL-09)

BERITA TERKAIT