24 February 2021, 23:07 WIB

Ariza: 13 Pejabat Dirotasi Demi Prioritas Pembangunan DKI


Selamat Saragih | Megapolitan

WAKIL Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, rotasi sebanyak 13 pejabat pimpinan tinggi pratama pascabanjir dilakukan atas pertimbangan prioritas demi pembangunan DKI Jakarta.

"Selain peraturan, regulasi yang ada, juga mempertimbangkan prioritas pembangunan Kota Jakarta. Kita selalu setiap merotasi dibarengi dengan mempertimbangkan juga kompetensi," ujar Ariza sapaan akrab Ahmad Riza Patria, dalam keterangan suara, di Jakarta, Rabu (24/2).

 

Ariza menegaskan, rotasi atau pergantian jabatan di setiap institusi merupakan hal yang biasa. Pasalnya hal tersebut tidak hanya terjadi di Pemprov DKI Jakarta.

 

Institusi seperti Polri dan TNI juga melakukan hal yang sama dengan pertimbangan tertentu.

 

"Tentu kami, pak Gubernur dalam mengambil kebijakan mempertimbangkan banyak hal," kata Ariza.

Dia juga menjelaskan, rotasi yang dilakukan di Pemprov DKI Jakarta bukan karena masalah personal orang per orang.

Perombakan posisi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov DKI murni sebagai upaya memaksimalkan kinerja Pemprov DKI.

"Sekarang ini agar seluruh jajaran bekerja sebaik-baiknya dan mencapai hasil yang kita harapkan bersama," kata Ariza.

Nama-nama yang mencolok dirotasi adalah mantan Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara, yang didemosi menjadi Kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Setda DKI Jakarta.

Sebelumnya, Bayu terseret kasus kerumunan acara pernikahan putri Rizieq Shihab November 2020. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT