21 February 2021, 02:10 WIB

Epidemiolog: Penurunan Angka Kasus Covid-19 di DKI Semu


Hilda Julaika | Megapolitan

PEMERINTAH menyatakan adanya tren penurunan kasus covid-19 di Indonesia. Salah satunya di Provinsi DKI Jakarta. Penambahan kasus covid-19 pada Sabtu (20/2) di Jakarta sebanyak 2.876. Sementara pada Januari sempat menyentuh angka 3 ribu hingga 4 ribu kasus per hari.

Namun, epidemiolog dari Griffith University, Dicky Budiman menyebut penurunan kasus covid-19 di Jakarta sudah dipastikan karena testing (pengetesan) dan tracing (pelacakan) yang semakin menurun. Sehingga kondisi penurunan kasus dinilainya sebagai sesuatu yang semu.

"Sudah bisa dipastikan apalagi ada bencana alam seperti ini (banjir di Jakarta). Sudah pasti testing akan sangat menurun. Ini sudah saya prediksi," kata Dicky, Sabtu (20/2).

Selain itu, Dicky juga menyebut kalau testing tidak cukup dari penyediaan fasilitas oleh Pemprov DKI. Tapi juga perlu ada kesadaran dari masyarakat untuk melakukan testing jika menemukam gejala terpapar covid-19.

"Karena kan strategi kita untuk testing dan tracing ini bukan hanya jumlah fasilitas testing dan tracing. Tapi juga upaya membangun kesadaran masyarakat untuk testing juga kan masih rendah atau minim. Ini yang pasti akan berpengaruh ke masalah kasus," jelasnya.

Pemprov DKI Jakarta melaporkan adanya penambahan kasus baru covid-19 sebanyak 2.876 kasus hari ini (20/2). Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

Hari ini ada sebanyak 11.617 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.107 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.872 positif dan 7.235 negatif.

"Sebagian data positif hari ini tertunda akibat perbaikan koneksi penginputan sistem Kemenkes. Kemungkinan akan ada akumulasi data dari yang sebelumnya tidak bisa dilakukan penarikan melalui sistem," terangnya.

Lebih lanjut, Dwi memaparkan untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 278.791. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 76.689. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 68 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 13.023 (orang yang masih dirawat/ isolasi). (OL-15)

BERITA TERKAIT