20 February 2021, 12:41 WIB

Anies Sebut Banjir Jakarta Disebabkan Curah Hujan Ekstrem


mediaindonesia.com | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan menilai curah hujan ekstrem pada Sabtu (20/2) dini hari sebagai penyebab banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota.

"Kapasitas sistem drainase Jakarta itu berkisar 50-100 milimeter (mm). Apabila terjadi hujan di atas 100 mm per hari, pasti terjadi genangan," jelas Anies saat meninjau pos pantau Pintu Air Manggarai, Sabtu (20/2).

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lanjut Anies, hujan dengan intensitas di atas 150 mm cukup banyak mengguyur Ibu Kota Jakarta pada hari ini.

Baca juga: Ini Daftar Tol di Kawasan Jakarta yang Tergenang Banjir

"Di Pasar Minggu berdasarkan catatan BMKG, itu curah hujan sampai 226 mm. Di Sunter Hulu 197 mm, lalu di Halim sampai 176 mm. Kemudian, di Lebak bulus 154 mm. Semua angka di atas 150 mm adalah kondisi ekstrem," imbuhnya.

Oleh karena itu, Anies berpendapat wajar jika saat ini ditemukan banyak genangan bannjir. Wilayah DKI Jakarta juga masih dalam status siaga menunggu air kiriman dari hulu, yaitu Bogor dan Depok.

"Air kiriman dari hulu (Bogor) dan kawasan tengah (Depok) sekarang dalam perjalanan ke Jakarta. Dalam perjalanannya itu, tentu berdampak pada kawasan di sekitarnya," pungkas Anies.

Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jakarta

Sejak Sabtu (20/2) dini hari, hujan dengan intensitas tinggi terus mengguyur lima wilayah administrasi di Jakarta secara merata. Sejumlah lokasi, khususnya wilayah barat dan selatan, terpantau dilanda banjir.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) memprediksi hujan lebat pada dini hari di wilayah DKI Jakarta itu berpotensi terjadi lagi pada Minggu (21/2) besok. Selain Jakarta, prediksi cuaca tersebut juga berlaku di Bogor, Depok, Tangerang, hingga Bekasi.(Ant/OL-11)

BERITA TERKAIT