20 February 2021, 09:08 WIB

Hujan Merata, 193 RT di Jakarta Tergenang Banjir


Hilda Julaika | Megapolitan

HUJAN yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Sabtu (20/2) dini hari, menyebabkan genangan dan banjir di sejumlah titik. 

Terpantau sebanyak 193 RT di Jakarta tergenang air. Berdasarkan citra radar cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Sabtu (20/2) pukul 01.30 WIB, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat merata di wilayah Jabodetabek. 

Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah wilayah di Ibu Kota terdampak genangan dan banjir. Mengacu data BPBD DKI Jakarta hingga pukul 06.00 WIB, sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur masih terdampak genangan. 

Baca juga: BMKG: Waspada Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jakarta

Sebanyak 29 RW  terdampak di Jakarta Selatan. Terdiri dari 44 RT, dengan ketinggian air 40-150 cm. Lalu, terdapat pengungsi sebanyak 7 KK dengan total 19 jiwa. 

Di wilayah Jakarta Timur terdapat 50 RW terdampak. Itu mencakup 143 RT dengan ketinggian air 40-180 cm. Sebanyak 372 KK mengungsi dengan total 1.361 jiwa. Kemudian di wilayah Jakarta Barat sejumlah 4 RW dan 6 RT terdampak banjir.

"Secara keseluruhan, sebanyak 193 RT dari total 30.470 RT yang terdampak. Dengan persentase RT terdampak sebesar 0,633 %. Jumlah pengungsi di seluruh DKI sebanyak 379 KK dengan total 1.380 jiwa," ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto dalam keterangan resmi, Sabtu (20/2).

"Sejumlah wilayah yang masih terdampak disebabkan oleh tingginya curah hujan dan luapan Kali Ciliwung, Kali Krukut dan Kali Pesanggrahan di Jakarta Selatan. Serta, luapan PHB Sulaiman, Kali Sunter, Kali Cipinang di Jakarta Timur," imbuhnya.

Baca juga: Depok Dilanda Hujan dan Angin Kencang, Satu Rumah Roboh

Jajaran Pemprov DKI Jakarta berkolaborasi dengan unsur TNI/Polri, kelurahan setempat, relawan, hingga masyarakat, telah bersiaga menyiapkan seluruh potensi yang dimiliki untuk menghadapi semua kemungkinan.

"Hingga kini, dilaporkan bahwa tidak ada korban jiwa. Jajaran lintas dinas Pemprov DKI langsung turun ke lapangan untuk melakukan penanganan agar (banjir) dapat segera surut," jelas Sabdo.

Masyarakat diimbau tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan. Apabil terjadi keadaan darurat, dapat menghubungi Call Center 112. Serta melaporkan jika menemukan genangan/banjir melalui aplikasi JAKI dan peta bencana.(OL-11)

BERITA TERKAIT