07 February 2021, 12:58 WIB

Polda Metro Jaya Kumpulkan Denda Rp1,2 Miliar dari Operasi Yustisi


Rahmatul Fajri | Megapolitan

SELAMA hampir lima bulan menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan atau dari 14 September 2020 hingga 6 Februari 2021, Polda Metro Jaya dan Polres jajaran telah mengumpulkan denda sebesar Rp1,2 miliar.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan total 611.401 orang telah terjaring operasi yustisi.

Selain itu, 172 perkantoran dan 599 tempat makan atau minum juga terjaring razia karena buka melebihi batas jam operasional dan melebihi kapasitas yang ditetapkan.

"Yang ditutup sementara 172 perkantoran dan 599 tempat makan atau minum," kata Yusri, melalui keterangan tertulis, Minggu (7/2).

Baca juga: Layanan Isolasi belum Berdampak ke Bisnis Perhotelan di DKI

Yusri merinci sebanyak 6.450 orang telah dikenakan denda administrasi. Sementara itu, 80.549 dikenakan sanksi tertulis dan 358.887 dikenakan sanksi lisan karena melanggar protokol kesehatan. Sementara itu, 165.811 orang dikenakan sanksi sosial.

"Sanksi sosial seperti menyapu jalan, memungut sampah, dan mengucapkan Pancasila," kata Yusri.

Pemprov DKI Jakarta menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada 26 Januari hingga 8 Februari 2021.

Sesuai Kepgub Nomor 51 Tahun 2021, perkantoran swasta dan pemerintah menerapkan 75% work from home. Lalu, tempat ibadah terisi maksimal 50%.

Kemudian tempat makan dan minum beroperasi hingga pukul 20:00 WIB dengan kapasitas pengunjung hanya boleh 25%. Adapun tempat perbelanjaan buka sampai pukul 20:00 WIB. (OL-1)

BERITA TERKAIT