22 January 2021, 15:43 WIB

Ternyata, di Jakarta Lebih Banyak Laki-laki Dibanding Perempuan


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

BADAN Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta merilis data kependudukan terbaru hasil survei kependudukan yang dilakukan di 2020. Kepala BPS DKI Jakarta Buyung Airlangga mengatakan ada lebih banyak jumlah laki-laki di Jakarta dibandingkan perempuan.

Dari total jumlah penduduk Jakarta sebanyak 10,56 juta jiwa, sebanyak 50,51% atau 5,33 juta jiwa adalah laki-laki. Sementara sebanyak 49,49% atau 5,23 juta jiwa adalah perempuan.

"Kalau dalam bahasa statistik maka bisa dikatakan bahwa rasio jenis kelamin penduduk laki-laki dan perempuan di Jakarta adalah ada 102 laki-laki untuk setiap 100 perempuan di Jakarta," kata Buyung dalam konferensi pers daring, Jumat (22/1).

Baca juga : Oral Seks di Halte Jakpus, Polisi Selidiki Para Pelaku

Rasio jenis kelamin dengan angka yang tertinggi ada di Jakarta Pusat yakni ada 104 laki-laki untuk setiap 100 perempuan di Jakarta. Sementara itu, rasio terendah ada di Jakarta Timur yakni 101 laki-laki untuk setiap 100 perempuan.

Rasio jenis kelamin di mana laki-laki lebih banyak daripada perempuan di Jakarta ini sama dengan hasil survei BPS pusat terhadap keseluruhan penduduk di Indonesia. 

Penduduk laki-laki secara keseluruhan di Indonesia berjumlah 136 juta jiwa atau 50,58% dari penduduk Indonesia. Penduduk perempuan berjumlah 133,54 juta jiwa atau 49,42%. 

Sementara itu, dari segi usia, jumlah penduduk dengan usia lansia mengalami peningkatan dari 3,06% pada survei 2010 menjadi 5,02% dari total penduduk Jakarta pada survei 2020.

Sementara untuk penduduk usia 0-14 tahun menurun dari 23,91% pada survei 2010 menjadi 23% pada survei pada 2020.

"Dalam periode yang sama, untuk penduduk usia produktif yakni 15-64 tahun mengalami penurunan dari sebelumnya mencapai 73,01% menjadi 71,98%," jelas Buyung. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT