22 January 2021, 15:23 WIB

Formula E Ditunda, Commitment Fee Rp560 M tak Hilang


Hilda Julaika | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan penyelenggaraan formula E atau Jakarta E-Prix ditunda lantaran kondisi pandemi. Hal ini telah disampaikan kepada Organizing Committee (OC) Formula E Jakarta. Namun, dipastikan dana commitment fee sebesar Rp560 miliar tidak akan hilang.

“Sehubungan perkembangan covid-19 di berbagai belahan dunia, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan arahan yang diterima Organizing Committee (OC) Formula E Jakarta bahwa penyelenggaraan Jakarta E-Prix ditunda,” kata Communication Manager PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Melisa Sjach, dalam keterangannya, Jumat (22/1).

“Meski demikian, dipastikan dana commitment fee tidak akan hilang. Alasannya penundaan ini termasuk karena adanya pandemi Covid-19 yang melanda Ibu Kota,” imbuhnya.

Baca juga : DPRD Minta DKI Jangan Longgarkan Jam Operasional

Formula E Operations (FEO) selaku promotor dan pemegang lisensi ABB FIA Formula E Championship telah menyetujui dan menghargai keputusan penundaan ini. PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Pemuda dan Olahraga akan terus memantau situasi dan bekerja sama dengan FEO untuk melihat kemungkinan penjadwalan ulang pada kesempatan pertama.

“Kami mendukung langkah yang diambil Pemerintah sebagai upaya preventif terhadap perkembangan covid-19 dengan pertimbangan mengutamakan keselamatan masyarakat di Indonesia, khususnya di Ibukota,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI telah menganggarkan commitment fee sebesar Rp560 miliar untuk penyelenggaraan Formula E. Dengan rincian, Rp360 miliar untuk commitment fee tahun 2020 dan Rp200 miliar untuk tahun 2021.

Namun, DPRD DKI Jakarta sempat mempersoalkan Commitment fee Formula E. Komisi E DPRD DKI sempat meminta agar Pemprov menarik commitment fee penyelenggaraan Formula E agar dapat dipakai untuk penanggulangan pandemi Covid-19. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT