21 January 2021, 11:57 WIB

Proses Argumentasi dalam Mengidentifikasi Jenazah Sriwijaya Air


Fachri Audhia Hafiez | Megapolitan

PROSES identifikasi jenazah korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 hingga mendapatkan keputusan identitasnya melewati sejumlah tahapan. Salah satunya terjadi saat proses rekonsiliasi yakni tindakan pembandigan data postmortem dengan antemortem.

"Sidang rekonsiliasi ini, para ahli, para tim antemortem maupun postmortem saling berargumen terhadap hasil pemeriksaannya," kata Kepala Tim Rekonsiliasi DVI Polri Kombes Pol Agung Widjajanto di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (21/1).

Baca juga: Jokowi Apresiasi Kerja Tim SAR Gabungan Sriwijaya SJ-182

Agung mengatakan, setelah tercapai kesepakatan dalam sidang rekonsiliasi maka jenazah dinyatakan teridentifikasi. Selanjutnya tim akan menyampaikan hasil identifikasi melalui laporan resmi.

"Koordinator rekonsiliasi dan komandan DVI memberikan pernyataan, menguatkan pernyataan dengan mendatangi sebuah semacam cerita acara hasil rekonsiliasi," ucap dia.

DVI Polri telah menerima 324 kantong jenazah. Kemudian 264 kantong yang berisi properti milik korban. Total, 43 jenazah berhasil teridentifikasi Tim DVI Polri. Sebanyak 32 jenazah telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.(OL-5)

BERITA TERKAIT