14 January 2021, 16:45 WIB

Anggota DPR Ogah Divaksin Covid-19, Dinkes DKI: Tidak Masalah


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANGGOTA DPR RI Ribka Tjiptaning tegas menolak vaksin covid-19. Sebab vaksin produk Sinovac yang saat ini mulai didistribusikan dan disuntikkan kepada tenaga kesehatan di berbagai daerah itu belum mengantungi hasil uji tahap 3.

Terkait ini, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti menyebut imunisasi Covid-19 di Jakarta akan terus berproses. Pihaknya pun hanya akan menyuntikkan vaksin kepada para penerima vaksin yang melakukan pendaftaran ulang dan telah teregistrasi di sistem terpadu milik Kementerian Kesehatan.

Pemerintah pusat sebelumnya mengumumkan bahwa setiap penerima vaksin akan mendapatkan SMS dari akun Peduli Covid. Orang-orang yang mendapatkan SMS tersebut diharuskan melakukan pendaftaran ulang termasuk memilih waktu dan lokasi vaksin.

"Ya kami melakukan vaksinasi itu berdasarkan data yang sudah teregistrasi di sistem. Saya tidak hafal siapa yang dapat SMS dan yang tidak maupun yang daftar ulang atau tidak. Itu kan ada di sistem. Kami sifatnya hanya melaksanakan," kata Widyastuti, di Jakarta, Kamis (14/1).

Pengecualian vaksin covid-19 hanya kepada warga dengan penyakit komorbid serta di luar ketentuan usia yakni 18-59 tahun. Namun, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk terus menyosialisasikan vaksinasi covid-19 serta berkoordinasi mengenai sistem daring pendaftaran para penerima vaksin.

Sebelumnya, anggota DPR RI Ribka Tjiptaning tegas menolak untuk divaksin karena khawatir dengan efek sampingnya. Terlebih vaksin Sinovac belum melalui uji tahap ketiga. Ribka pun menyebut lebih baik membayar pidana denda untuk seluruh anggota keluarganya dibandingkan divaksin. (OL-13)

Baca Juga: Ada 488 Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

BERITA TERKAIT