14 January 2021, 14:50 WIB

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Kerumunan Waterboom


Rahmatul Fajri | Megapolitan

PIHAK kepolisian telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Waterboom Lippo Cikarang, Jawa Barat.

"Ditetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (14/1).

Adapun kedua tersangka ialah General Manager Waterboom Lippo Cikarang Ike Patricia dan Manager Marketing Dewi Nawang. Keduanya dijerat Pasal 9 Jo Pasal 93 UU RI Nomor 06 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan dengan ancaman satu tahun penjara. 

Baca juga: Pencopotan Kapolsek Imbas Kerumunan di Waterboom

Kemudian, Pasal 216 KUHP tentang Jo Pasal 218 KUHP tentang tidak menuruti perintah petugas dengan ancaman empat bulan dua minggu penjara atau denda Rp9 ribu.

Sebelumnya, polisi membubarkan kerumunan pengunjung yang melonjak di Waterboom Lippo Cikarang pada Minggu (10/1) lalu. Polisi menduga ada pelanggaran protokol kesehatan pada kerumunan tersebut. Pun, banyak pengunjung yang tidak mengenakan masker.

Dari hasil penelusuran polisi, diketahui pihak pengelola memberikan diskon kepada pengunjung khusus pada hari tersebut, dengan harga tiket masuk Rp10 ribu. Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengatakan harga normal tiket masuk pada akhir pekan sebesar Rp95 ribu. Promo tersebut diumumkan melalui media sosial Instagram.

Baca juga: Kapolri Instruksikan Personel Sosialisasi Vaksinasi ke Masyarakat

"Promo tersebut hanya diumumkan di media sosial Instagram @waterboomlippocikarang_ milik Managemen Waterboom Lippo Cikarang pada 06 Januari 2021," jelas Hendra.

Diskon tersebut membuat warga berbondong-bondong mengunjungi Waterboom Lippo Cikarang. Polisi mencatat 2.358 pengunjung pada hari itu. Jumlah ini jauh lebih banyak dari rata-rata pengunjung saat akhir pekan dengan harga normal, yakni 500 orang.(OL-11)
 

BERITA TERKAIT