12 January 2021, 14:55 WIB

Jurus Green Pramuka City Tangkal Prostitusi Online


Mediaindonesia.com | Megapolitan

SUDAH menjadi rahasia umum bahwa banyak apartemen yang dijadikan tempat terselubung bagi prostitusi online. Hal tersebut tentu menjadi keprihatinan bersama dan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak untuk menanggulangi tindak tercela tersebut.

Untuk mengatasi hal itu, pengelola apartemen Green Pramuka City membentuk kerja sama dengan tiga pilar yakni polsek, kecamatan, dan koramil, yang diberi nama Apartemen Tangguh. Head of Communications Green Pramuka City Lusida Sinaga menerangkan bahwa pihaknya menyediakan pos di salah satu titik di kawasan superblok tersebut untuk memudahkan koordinasi tiga pilar dan menjalankan kegiatan.

Tindakan antisipasi lain, imbuhnya, yaitu memberikan informasi kepada pemilik agar berhati-hati dalam menyewakan unit kepada orang yang tidak bertanggung jawab. Pendataan broker-broker bermasalah dan menindaklanjuti mereka ke polsek juga rutin dilakukan guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Salah satu bukti nyata program Apartemen Tangguh dapat dilihat pada Sabtu (9/1), pengelola Green Pramuka City bekerja sama dengan polsek, koramil, dan kecamatan melakukan aksi penggerebekan terhadap praktik prostitusi online di kawasan apartemen. "Dalam kegiatan ini, polisi bersama dengan pengelola apartemen berhasil mengamankan 50 orang yang diduga terlibat," ujar Lusida dalam keterangan resminya, Selasa (12/1).

Menurutnya, salah satu penyebab terjadinya kasus prostitusi online yaitu pemilik lewat broker-broker ilegal menyewakan unitnya secara harian, bahkan acap kali pemilik tidak mengetahui bahwa unitnya disewakan secara harian. "Green Pramuka City juga memiliki agen resmi dalam hal penyewaan, tetapi tidak menyewakan secara harian untuk menghindari hal-hal yg tidak diinginkan, baik untuk kegiatan prostitusi maupun aktivitas lain yang dapat menimbulkan keresahan," kata Lusida.

Pihak pengelola secara rutin mengagawasi aktivitas prostitusi online di media sosial, pergerakan di lapangan, dan laporan dari penghuni apartemen.  Ke depan, timnya akan terus melakukan kerja sama dan sidak bersama pihak-pihak terkait untuk kepentingan keamanan dan kenyamanan hunian Green Pramuka City. Selain dengan tiga pilar, pengelola juga menandatangani kerja sama dengan BNN dalam masalah narkoba serta pihak imigrasi dan polres dalam masalah WNA ilegal. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT