12 January 2021, 10:17 WIB

Wagub Sebut Wajar Jakarta Masih Ramai di Hari Pertama PPKM


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta memberlakukan PSBB ketat mulai Senin (11/1). PSBB ketat jilid 3 ini adalah kebijakan yang disesuaikan dengan arahan pemerintah pusat agar daerah-daerah dengan laju kasus covid-19 tertinggi di Jawa dan Bali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pada 11-25 Januari.

Situasi Jakarta pada hari pertama penerapan PSBB ketat itupun masih tetap ramai dan terjadi kemacetan di sejumlah ruas jalan. Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria memandang hal itu wajar.

"Memang kalau hari Senin itu kan awal dan semua perkantoran kerja lebih banyak," kata pria yang akrab disapa Ariza di Balai Kota, Senin (11/1).

Meski jalanan di Jakarta ramai, Ariza menyebut hal itu tidak berarti aturan pembatasan jumlah karyawan di perkantoran maksimal 25% dilanggar dan tidak berjalan.

"Tetapi bukan berarti dia melanggar PSBB, kapasitas atau jam operasional kantor. Kan teman-teman bisa lihat, kami telah menyiapkan berbagai operasi," tegasnya.

Baca juga: Selama PPKM Transjakarta Hanya Beroperasi Hingga Jam 20.00

Politikus Partai Gerindra ini menyebut pihaknya bersama kepolisian dan TNI sudah melakukan pengawasan atas penerapan PSBB ketat dengan berbagai satuan dan instansi dilibatkan untuk mengawasi dan menindak pelanggaran di tengah masyarakat.

Meski demikian, Ariza mengingatkan pengawasan yang dilakukan oleh para petugas ada batasnya. Karena itu, pihak Pemprov DKI Jakarta menunggu adanya peningkatan laporan masyarakat atas adanya pelanggaran pembatasan kegiatan.

"Mari kita tunggu berbagai informasi dari pihak terkait yang berwenang. Yang memiliki akurasi informasi dan data yang tepat," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT