08 January 2021, 12:55 WIB

Peredaran Narkoba di RI, BNN: Supply-Demand Tinggi


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

KEPALA Badan Narkotika Nasional (BNN) RI Petrus Golose mengungkapkan peredaran narkoba di Indonesia masih tinggi meskipun saat ini tengah dalam situasi pandemi covid-19.

Petrus menyebutkan alasan tingginya peredaran narkoba tinggi karena rantai permintaan dan pasokan yang juga tinggi.

"Permintaan atau demand tinggi sehingga pasokan atau supply juga tinggi. Begitupun sebaliknya, supply tinggi karena demand tinggi. Ini rantai yang saling menyambung," kata Petrus dalam konferensi pers di Kantor BNN RI, Jakarta Timur, Jumat (8/1).

Pihaknya pun tetap berupaya melakukan pencegahan dan pemberantasan narkoba tahun ini.

Baca juga:  BNN Jabar Ungkap 118 Kasus Narkotika Sepanjang 2020

Pencegahan dan pemberantasan kasus narkoba tetap mengedepankan soft approach dan smart approach.

"Kita juga tidak lupa melakukan empowering atau pemberdayaan kepada masyarakat agar dalam situasi sulit ini tidak terjerumus dalam bahaya narkoba," jelasnya.

Selama pandemi, kegiatan pengungkapan kasus narkoba tetap digiatkan. Strategi pemberantasan narkoba juga tidak berbeda jauh dengan masa sebelum pandemi. Namun, Mantan Kapolda Bali itu tidak lupa menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan.

"Strategi kita sama di saat pandemi. Tapi kita menerapkan prokes. Setiap kegiatan sama saat saya kapolda. Saya memerintahkan Deputi Rehabilitasi yang juga bertugas sebagai Satgas Covid BNN di samping tim, kita melakukan operasi tapi kita jiga berjaga. Kita juga hrus melakukan penjagaan anggota," tukasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT