30 November 2020, 03:05 WIB

Besok Polisi Periksa Rizieq Shihab


Rahmatul Fajri | Megapolitan

TERKAIT kerumunan di acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat, Minggu (15/11/2020), Rizieq Shihab dijadwalkan untuk diperiksa polisi pada Selasa (1/12/2020).

“Surat pemanggilan Rizieq Shihab untuk hadir Selasa (besok),” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, kemarin.

Penyidik Polda Metro sebelumnya melakukan gelar perkara dan memutuskan menaikkan kasus Rizieq ke tahap penyidikan. Gelar perkara menyimpulkan kerumunan di Petamburan memenuhi unsur pidana terkait Pasal 93 jo Pasal 9 UU RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Kombes Tubagus Ade Hidayat menambahkan pihaknya juga menjadwalkan pemanggilan sejumlah pihak sebagai saksi untuk mencari barang bukti lebih lanjut. “Siapa saja yang terkait pemenuhan alat bukti, kami undang.”

Adapun hari ini polisi juga dijadwalkan memeriksa jajaran direksi RS Ummi, Bogor, terkait swab test terhadap Rizieq Shihab yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit tersebut.

“Pada Senin (30/11) tim penyidik gabungan di Kantor Polresta Bogor akan memeriksa saksi-saksi,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Rizieq dikonfirmasi meninggalkan RS Ummi Sabtu (28/11) sekitar pukul 20.50 WIB. Menurut satpam RS Ummi, Rizieq meninggalkan RS melalui pintu belakang tanpa diketahui menaiki kendaraan apa.

Ketua Satgas Penanganan Covid- 19 Doni Monardo telah menerima laporan dari Wali Kota Bogor Bima Arya dan Dirut RS Ummi.bSatgas menyesalkan sikap Rizieq yang menolak untuk menjalani penelusuran kontak mengingat pernah melakukan kontak erat dengan pasien covid-19.

“Kami meminta Rizieq sebagai tokoh masyarakat kooperatif dan memberikan teladan. Pemerintah melakukan tindakan tegas bagi siapa pun yang membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat,” tandas Doni.

Dalam konferensi pers tadi malam, Menko Polhukam Mahfud MD pun meminta Rizieq memenuhi panggilan aparat hukum. “Bila merasa diri sehat perlu memenuhi proses hukum. Khusus untuk RS Ummi dan Mer-C juga akan dimintai keterangan.

Berdasarkan catatan, Mer-C tidak terdaftar dan tidak memiliki laboratorium uji.” (Faj/Hld/Cah/DD/X-3)

BERITA TERKAIT