28 November 2020, 04:15 WIB

Perekonomian Nasional Diprediksi Membaik


Put/J-2 | Megapolitan

UMKM yang mampu melakukan adaptasi teknologi lebih cepat selama masa pandemi covid-19 dinilai akan lebih mampu bertahan. Dengan demikian, perekonomian nasional diprediksi juga akan terus membaik di kuartal IV.

Hal itu dikatakan Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi Masyita Crystallin di sela-sela diskusi daring Penanganan Covid-19 di DKI Jakarta, kemarin. Hadir pula sebagai pembicara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio.  

Masyita menyebut tahun ini kontraksi tidak terlalu besar atau tidak lebih dari 2%. Namun, terang dia, kondisi tersebut sangat bergantung pada perkembangan kasus covid-19 di Indonesia.

“Diharapkan dengan kedisip­linan dan usaha kita bersama pandemi ini dapat diatasi. Kondisi ekonomi yang sudah membaik di kuartal III dapat terus membaik di kuartal IV dan juga pada 2021 sudah kembali di zona positif,” ujarnya.

Amin Soebandrio menambahkan, berdasarkan survei disebutkan masih ada masyarakat yang menganggap atau percaya covid-19 tidak ada. Selama masyarakat masih ada yang menganggap covid-19 tidak ada, akan sangat sulit diajak untuk bersama-sama mencegah penularan.

Menurutnya, tiga komponen utama perlu dilakukan untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran virus tersebut, yaitu masyarakat melaksanakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak), pemerintah melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment), serta vaksinasi.

Gubernur Anies menegaskan pihaknya senantiasa mengedepankan prinsip transparansi, faktual, serta pengambilan kebijakan berbasis data. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga terus melakukan berbagai langkah strategis dalam menghadapi situasi krisis yang diakibatkan covid-19.

“Salah satunya melalui peningkatan pelayanan publik dan memulihkan perekonomian kota melalui pendekatan kola­borasi. Pemprov DKI berkomitmen untuk memberikan informasi menyeluruh se­putar penanganan covid-19 guna membangun kepercayaan masyarakat,” tandasnya. (Put/J-2)

BERITA TERKAIT