24 November 2020, 10:47 WIB

Usai Diperbaiki, Halte TransJakarta Senen Punya 12 Dermaga Pintu


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

DINAS Bina Marga DKI Jakarta merampungkan pengerjaan pembangunan Halte Senen, Jakarta Pusat. Halte Senen sudah bisa difungsikan dan melayani masyarakat sejak Minggu (22/11).

Halte Senen termasuk di antara puluhan halte TransJakarta yang rusak saat demo menentang pengesahan Omnibus Law UU Cipta Lapangan Kerja yang berlangsung pada 8 Oktober silam.

Plt. Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta Angelina Betris mengatakan Halte Senen ini berbeda dengan kondisi sebelumnya salah satunya memiliki bangunan yang lebih luas tiga kali lipat dibanding sebelumnya. 

"Hal ini ditujukan untuk memberikan ruang gerak yang lebih besar kepada pelanggan, khususnya dalam masa pandemi saat ini agar bisa menjaga jarak sesuai protokol kesehatan yang berlaku yakni minimal 1 meter antara satu pelanggan dengan lainnya," kata Betris dalam keterangan resminya, Senin (23/11).

Luasnya halte ini juga terlihat dari jumlah dermaga pintu yang saat ini berjumlah 12 di kedua sisi dari sebelumnya yang hanya berjumlah enam dermaga saja. Dengan ini juga diharapkan pelanggan bisa nyaman saat melakukan aktivitas penaikan maupun penurunan pelanggan dan mengurangi pelanggan yang berdesakan di dalam halte, mengingat Halte Senen ini merupakan halte transit. 

Selain memiliki kapasitas yang lebih luas, di halte Senen saat ini juga dilengkapi dengan musala, toilet ramah disabilitas, lift, serta ruang ramah perempuan dan anak (ruang serbaguna).

"Dengan fasilitas ini, masyarakat tentunya bisa memiliki kenyamanan yang lebih dari sebelumnya ketika berada di area Halte Senen sambil menunggu kedatangan armada bus kami. Tidak hanya itu, halte ini juga terhubung langsung dengan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang dibangun oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta," jelasnya.

Baca juga: Komunitas Mobil Honda Sumbang Wastafel Halte TransJakarta

Menariknya, JPO dengan motif plano ini dibuat dengan konsep modern dan kekinian serta tampilannya menyerupai JPO lainnya, salah satunya yang berada di halte Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Dengan adanya JPO ini pelanggan dipastikan sudah bisa melakukan transit menuju halte Central Senen untuk berpindah rute dan melanjutkan perjalanan. 

"Sementara itu, kami juga menyediakan akses gate bagi pelanggan yang ingin memasuki halte TransJakarta dari sisi JPO. Metode pembayaran di gate ini bisa dilakukan menggunakan kartu uang elektronik maupun meggunakan fitur QR Code pada aplikasi TIJE yang sudah bisa didownload oleh pengguna IOS dan Android," ungkap Betris. 

Di luar itu, TransJakarta tetap mengimbau masyarakat untuk tetap di rumah. Namun, jika harus meninggalkan rumah karena terpaksa selalu pastikan untuk menerapkan 3M yakni memakai masker,mencuci tangan, dan menjaga jarak.(OL-5)

BERITA TERKAIT