17 November 2020, 17:44 WIB

Izin Ditolak, Reuni Persaudaraan Alumni 212 Resmi Ditunda


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

Tahun ini, reuni Persaudaraan Alumni 212 yang setiap tahun diselenggarakan pada 2 Desember resmi ditunda.

Ketetapan tersebut disampaikan oleh ormas GNPF Ulama, PA 212 dan FPI dalam sebuah keterangan pers bersama. Ditundanya acara pengumpulan massa yang berlangsung pertama kali pada 2 Desember 2016 lalu itu disebabkan izin mengadakan reuni yang ditolak.

"Sehubungan dengan tidak dikabulkannya permohonan kita untuk penggunaan Monas oleh pihak pengelola Monas dan melihat situasi serta kondisi terakhir perkembangan wabah covid-19, maka kami menyampaikan hal-hal sebagai berikut yakni pelaksanaan Reuni 212 tahun 2020 ditunda untuk sementara dengan mengamati pelaksanaan pilkada serentak 2020," demikian bunyi rilis tersebut, Selasa (17/11).

Namun, di sisi lain, pihak GNPF Ulama, FPI, dan PA 212 mengancam akan menyelenggarakan reuni tersebut apabila mereka menemukan adanya kerumunan massa dalam penyelenggaraan Pilkada serentak 2020. "Jika ada pembiaran kerumunan oleh pemerintah, maka Reuni 212 tahun 2020 akan tetap digelar di waktu yang tepat," sambung mereka.

Sebagai gantinya, GNPF Ulama, FPI, dan PA 212 akan mengadakan Dialog Nasional pada 2 Desember 2020. Tokoh FPI, Rizieq Shihab, dijadwalkan hadir dalam acara tersebut serta ada 100 tokoh dan ulama yang juga hadir. "Akan hadir dengan tetap menerapkan protokol covid-19," kata FPI-GNPF U-PA 212.

FPI, GNPF U, dan PA 212 mengimbau para alumni 212 untuk mengadakan istigasah pada 2 Desember 2020 agar wabah covd-19 diangkat dari Indonesia. Istigasah itu diimbau digelar dengan mengikuti protokol kesehatan.

"Pelaksanaan Istigasah dilaksanakan di masjid-masjid, mushala, pondok pesantren, majelis taklim dengan wajib melaksanakan protokol covid-19 dengan memakai masker, menjaga jarak, serta tidak dilaksanakan di ruang terbuka seperti lapangan," tutup rilis tersebut. (Ant/OL-12)

BERITA TERKAIT