12 November 2020, 19:32 WIB

Penggunaan Monas untuk Reuni 212 Tunggu Keputusan Anies


Selamat Saragih |

PA 212 diketahui ingin mengadakan reuni di kawasan Monumen Nasional. Namun, izin penggunaan kawasan tersebut harus menunggu keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam hal ini, terkait perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar Besar (PSBB) transisi. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI sejauh ini belum memberikan izin penggunaan area Monas sebagai tempat reuni PA 212.

"Apakah areal Monas bisa dimanfaatkan lagi tempat reuni alumni PA 212, kita lihat dalam proses PSBB transisi baru. Apakah dapat izin atau tidak dari Gubernur DKI Jakarta,” jelas Kepala Bakesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri, Kamis (12/11).

Baca juga: PDIP Minta Anies Lakukan Kajian Sebelum Izinkan Reuni 212 di Monas

“Karena tergantung pasal dalam aturan penegakan PSBB transisi baru. Ini untuk proses pemberlakuan kawasan Monas sebagai arena reuni alumni 212," imbuhnya.

Selama penerapan PSBB transisi, lanjut Taufan, kawasan Monas dan Kota Tua belum dibuka untuk umum. Kebijakan itu bertujuan mengurangi kerumunan orang, sehingga tidak menambah kasus covid-19 di Ibu Kota.

"Tunggu pergub DKI baru tentang diperpanjang PSBB-nya. Apa bisa atau tidak digunakan dalam perayaan reuni alumni 212 di Monas," pungkas Taufan.

Baca juga: Imbas Kepulangan Rizieq, 27 Penerbangan Alami Keterlambatan

Lebih lanjut, dia menjelaskan pergub terkait PSBB menjadi pedoman untuk membuka kembali kawasan Monas dan Kota Tua. Saat ini, seluruh kegiatan yang ingin digelar di area Monas jelas tidak dapat dilakukan.

Namun, Taufan mengaku telah menerima surat pengajuan izin penggunaan kawasan Monas. Sayangnya, dia belum bisa menjawab permintaan tersebut.

Sebelumnya, Ketua PA 212 Slamet Ma'arif menyebut reuni PA 212 akan digelar di kawasan Monas. Mengingat, aksi serupa pada 2016 juga dilaksanakan area tersebut.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT