31 August 2020, 16:15 WIB

PDIP: Warga Jenuh, Tak Ada Sucessful Story dari Anies


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Gilbert Simanjutak menuturkan tingginya kasus covid-19 di Ibu Kota seiring dengan makin banyaknya warga yang mengabaikan protokol kesehatan.

Ia menuding selama ini kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak tegas untuk menekan penularan covid-19. Hal itu ditunjukkan dengan pembukaan tempat umum yang menyumbang kasus virus covid-19.

"Masyarakat juga mulai jenuh karena tidak ada keberhasilan atau sucessful story dari Anies. Kalau saja sejak awal tegas, kasus ini tidak semakin tinggi," kata Gilbert, Senin (31/8).

Baca juga: DKI Siap Buka Bioskop, Epidemiolog: Sebaiknya di Zona Hijau

Sejak 8 Juni perkantoran di Jakarta dibuka kembali, namun diketahui banyak perkantoran yang menjad klaster covid-19. Gilbert menyebut pengawasan DKI lemah terhadap protokol kesehatan. Baik di tempat usaha atau di tempat umum yang mengundang kerumunan.

"Harusnya ini banyak berkurang kasusnya kalau benar pengawasan DKI, bukan tambah parah. Ini jadi pelajaran bahwa pengawasan masker dan lainnya kurang optimal," tutur Anggota Komisi B DPRD itu.

Kasus positif covid-19 di DKI Jakarta hampir 40 ribu kasus. Ada lonjakan penambahan pasien sampai lebih dari 1.000 pada (30/8).

"Positivity rate dekati 10% adalah angka yang besar. Sekitar 1 dari 10 penduduk ada yang sakit covid-19. Kalau sejak awal tegas soal protokol dan tahu mana kelompok yang kesadarannya kurang, bisa dicegah," pungkas Gilbert. (OL-14)

BERITA TERKAIT