30 August 2020, 12:01 WIB

Dua Kader PKS Wafat, Bakal Ada PAW Anggota DPRD DKI


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

WAKIL Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menuturkan bakal ada mekanisme penggantian antarwaktu (PAW) anggota dewan.

Hal itu terkait dua anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta yang meninggal dunia pada tahun ini. Mereka ialah Dany Anwar dan Umi Kulsum.

"Iya ada PAW nanti. Sesuai ketentuan, suara terbanyak di bawahnyalah yang menggantikan mereka," ujar Taufik kepada Media Indonesia, Minggu (30/8).

Baca juga: Singgung Anies, Ketua DPRD : Bahaya Bos Tutupin Kasus Covid-19!

Dany Anwar berasal dari DPRD daerah pemilihan (dapil) 1 Jakarta Pusat. Sedangkan Umi Kulsum dari DPRD Dapil 6 Jakarta Timur. Caleg dengan suara terbanyak di bawah mereka yang bakal bergabung dengan 104 anggota dewan lainnya.

Taufik menjelaskan, yang mengusulkan nama calon anggota dewan PAW ialah Fraksi PKS itu sendiri.

"Diusulkan oleh partainya lalu diserahkan namanya ke pimpinan dewan. Pimpinan dewan akan bersurat ke KPU," jelas politikus Gerindra itu.

Nanti, KPU akan memverifikasi kebenaran nama calon PAW tersebut apakah mendapat suara terbanyak setelah Dany Anwar dan Umi Kulsum. Setelah proses selesai di KPU, calon anggota DPRD PAW tersebut akan dilantik pimpinan dewan.

"Lama atau cepatnya tergantung partai itu sendiri yang mengusulkan," pungkas Taufik.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS DKI Mohammad Arifin membenarkan rekan sejawatnya, Umi Kulsum, meninggal dunia pada Sabtu (29/8). Ia menyebut penyebab meninggalnya bukan karena covid-19.

"Beliau wafat karena penyakit komplikasi yg dideritanya. Beliau wafat di RS Persahabatan, setelah beberapa hari dalam kondisi koma. Sebelum wafat, 2 kali di-swab hasilnya negatif," jelas Arifin saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Dany Anwar meninggal dunia pada Senin (3/8). Ia menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit Angkatan Laut Mintohardjo pada pukul 09.00 WIB karena sakit. (OL-1)

BERITA TERKAIT