23 July 2020, 20:41 WIB

Hari Pertama Operasi Patuh Jaya, 1.763 Pengendara Kena Tilang


Tri Subarkah | Megapolitan

KEPOLISIAN Daerah Metro Jaya menggelar Operasi Patuh Jaya 2020 mulai hari ini, Kamis (23/7). Pada pelaksanaannya di hari pertama, Direktorat Lalu Lintas PMJ mencatat ada 1.763 pengendara yang ditilang.

"Jumlah penindakan tilang sejumlah 1.763, dan 2.699 teguran," kata Kasubdit Pembinaan dan penegakan Hukum Direktarat Lalu Lintas PMJ AKBP Fahri Siregar melalui keterangan tertulis yang mediaindonesia.com terima, Kamis (23/7).

Menurut Fahri, pelanggaran lalu lintas pada Operasi Patuh Jaya 2020 didominasi oleh pengemudi sepeda motor. Namun, ia tidak merinci angka pelanggarannya.

Selain itu, Fahri juga menyebut pelanggaran melawan arus menjadi yang tertinggi di antara jenis pelanggaran lainnya. Adapun total pelanggaran melawan arus sejumlah 537 pelanggaran.

Baca juga : Polisi Hunting Lokasi Operasi Patuh Jaya 2020

Operasi Patuh Jaya 2020 diketahui akan berlangsung selama 14 hari sampai tanggal 5 Agustus mendatang. Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana menyebut tujuan Operasi Patuh Jaya 2020 adalah meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas dan kepatuhan protokol kesehatan.

Sementara itu, Dirlantas PMJ Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan ada lima pelanggaran tematik yang menjadi fokus petugas di lapangan. Kelimanya, sambung Sambodo, merupakan jenis pelanggaran yang sering dilakukan pengendara di wilayah hukum Polda Metro Jaya saat masa PSBB.

"Kelima pelanggaran tersebut adalah melawan arus, kemudian tidak menggunakan helm, pelanggaran marka stop line di traffic light, kemudian yang sangat sering dikeluhkan masyarakat adalah penggunaan sirine dan rotator yang tidak sesuai dengan kebutuhan, dan khusus di jalan tol adalah pelanggaran melintas di bahu jalan tol," jelas Sambodo.

Adapun jumlah personel yang dikerahkan dalam Operasi Patuh Jaya 2020 berjumlah 1.807 personel yang terdiri dari anggota kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, maupun Satpol PP. (OL-7)

BERITA TERKAIT