23 July 2020, 15:10 WIB

Tingkatkan Ketertiban, Polda Metro Perbanyak Kamera E-TLE


Tri Subarkah | Megapolitan

OPERASI Patuh Jaya 2020 menjadi momentum untuk memperluas pemanfaatan teknologi dalam penindakan tilang.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana, mengatakan pihaknya memperbanyak kamera electronic traffic law enforcement (e-TLE).

"Tahun ini jumlah kamera telah diperbanyak 45 kamera. Tahun sebelumnya ada 12 kamera. Jadi saat ini sudah ada 57 kamera," ujar Nana, Kamis (23/7).

Baca juga: Polda Metro Jaya Luncurkan Program Berteman Jakarta

Sejak pertama kali diterapkan pada 2018, lanjut dia, pelanggaran lalu lintas turun sebesar 44,2%. Menurut Nana, hal itu menunjukkan kesadaran masyarakat semakin meningkat.

"Pada Operasi Patuh Jaya 2020, Polda Metro Jaya (PMJ) akan mensosialisasikan penambahan dan perluasan penempatan lokasi kamera e-TLE. Setelah operasi selesai, e-TLE akan diberlakukan kembali," pungkas Nana.

Dirlantas PMJ Kombes Sambodo Purnomo menyebut fungsi kamera e-TLE bukan hanya untuk penegakan hukum. Teknologi itu juga berfungsi untuk menganalisa lalu lintas, jenis pelanggaran, serta membantu kepolisian untuk menyelidiki kendaraan yang dicurigai terkait tindak pidana.

Baca juga: Operasi Patuh Jaya Juga Menyasar Pelanggar Protokol Kesehatan

Dia mengungkapkan pengembangan e-TLE tahap kedua dapat terealisasi berkat dukungan Pemprov DKI Jakarta. "Anggaran untuk e-TLE tahap dua bersasarkan hibah Pemprov DKI pada 2019-2020 sebesar Rp 38,5 miliar," jelas Sambodo.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan dukungan terhadap program e-TLE di wilayah hukum PMJ. Dia menyebut e-TLE dapat meningkatkan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas.

"Insyaallah proses pembiasan itu muncul. Sehingga masyarakat tertib berlalu lintas karena kesadaran. Bukan semata-mata ada petugas atau khawatir kena tilang," kata Anies.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT