08 June 2020, 06:55 WIB

Operasi Ketupat 2020 Berakhir


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

KORPS Lalu Lintas (Korlantas) Polri resmi menutup Operasi Ketupat Aman Nusa II 2020, kemarin.

Operasi tersebut telah berjalan sejak 24 April silam. Operasi ini juga bersamaan dengan dimulainya larangan mudik untuk warga di Jabodetabek, zona merah virus korona, serta wilayah yang masuk pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kabagops Korlantas Polri Brigjen Benyamin mengatakan, Polri memutuskan tidak memperpanjang Operasi Ketupat sesuai arahan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Benyamin mencatat, 78.455 kendaraan diputar balik dalam arus mudik selama Operasi Ketupat 2020. Sementara itu, untuk arus balik sebanyak 77.448 kendaraan yang dipaksa putar balik sehingga gagal masuk ke Jakarta. “Total selama 44 hari Operasi Ketupat, Polri telah berhasil memutar balik 155.903 kendaraan baik arus mudik maupun arus balik,” tutur Benyamin.

Pada hari terakhir Operasi Ketupat kemarin, Polri telah memutar balik 1.763 kendaraan karena pemudik tidak memiliki surat izin keluar masuk (SIKM). Benyamin menyebut kendaraan yang diputar balik ialah 1.341 mobil pribadi, 80 kendaraan umum, dan 342 sepeda motor.

Walau Operasi Ketupat 2020 telah usai, Pemprov DKI tetap menyatakan SIKM tetap berlaku. Warga yang berkepentingan untuk keluar masuk Jakarta diminta tetap mengurusnya.

“SIKM tetap berlaku sampai dengan penetapan status bencana nasional nonalam itu dicabut,” ujar Kadishub DKI Syafrin Liputo. (Ykb/Medcom/J-1)

BERITA TERKAIT