29 May 2020, 12:20 WIB

Dapat THR Penuh, TGUPP Anies Dinilai Minim Empati


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

TIM Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) menjadi sorotan lantaran menerima tunjangan hari raya (THR) penuh di tengah pandemi korona.

Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono menilai, THR penuh yang dikucurkan kepada TGUPP sebagai bentuk minim empati di tengah kondisi ekonomi yang terpuruk akibat pandemi.

"TGUPP itu adalah pekerja paruh waktu yang setiap tahun diperpanjang. Pekerja kontrak, bukan ASN. Jumlahnya (THR) sangat besar. Karena itulah diperlukan empati," ujar Mujiyono, Jumat (29/5).

Meski tidak menyebut secara gamblang berapa besaran THR yang diterima staf Anies Baswedan itu, Mujiyono meminta anggotabTGUPP lebih peka atau berempati dengan kondisi saat ini. DKI sendiri telah sepakat memotong 50% tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) ASN, untuk dialokasikan penanganan Covid-19.

"Kesadaran deh, secara aturan sudah benar, itu hak mereka (dapat THR). Tapi, TGUPP harusnya berempati terhadap situasi seperti ini," tandasnha Politisi Demokrat itu.

Besaran gaji anggota TGUPP yang sudah diatur dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 2359 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan TGUPP, THR seorang ketua mencapai Rp51,5 juta.

Lalu untuk gaji Ketua Bidang TGUPP sebesar Rp41,2 juta, anggota grade I mendapatkan Rp31,7 juta, anggota grade II mendapatkan Rp 26,6 juta, anggota grade II a mendapatkan Rp24,9 juta, anggota grade II b mendapatkan Rp 20,8 juta.

Untuk gaji anggota grade III TGUPP mendapatkan Rp15,3 juta, anggota grade III a Rp13,5 juta, anggota grade III b sebesar Rp 9,8 juta dan anggota grade III c mendapatkan Rp8 juta. (OL-8)

BERITA TERKAIT