25 May 2020, 14:19 WIB

DMI: Banyak Warga Terapkan Protokol Covid-19 Saat Salat Id


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

DEWAN Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta menilai banyak warga yang mematuhi anjuran pemerintah dengan menjalankan salat Idulfitri di rumah.

Akan tetapi, tidak dapat ditampik bahwa masih ada warga yang ngotot melakukan ibadah salat di lapangan luas, atau depan rumah warga.

"Secara umum kondusif lah. Misalnya, kita mendengar ada info warga yang masih salat (di lapangan), tapi mereka tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19," ujar Ketua DMI DKI Jakarta, KH Ma’mun Al-Ayyubi, saat dihubungi, Senin (25/5).

Baca juga: Sudah Dilarang, Warga Masih Berziarah Saat Lebaran

Pihaknya tidak mendapat laporan dari anggotanya terkait pelaksanakan salat Idulfitri di masjid. Total terdapat 3700 masjid di wilayah Jakarta. Namun, untuk pelaksanaan ibadah salat Idulfitri di lapangan bukan kewenangan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

"Kami enggak ada laporan soal salat Id di masjid. Kita bangga dengan itu. Kecuali yang di lapangan ya. Detailnya kami kurang tahu di mana saja, tapi masih ada yang menjalankan di situ," papar Ma'mun.

Baca juga: Megawati Harap Idul Fitri Perkuat Tekad Melawan Covid-19

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang kegiatan ibadah yang membuat kerumunan. Kebijakan itu bertujuan menekan laju penyebaran covid-19 di Ibu kota, yang menjadi episentrum virus tersebut.

Larangan itu diikuti imbauan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta dan DMI DKI Jakarta, yang mengeluarkan Surat Seruan Bersama tentang Pelaksanaan Salat Idulfitri 1441 H di rumah.

"Masalahnya kan bukan salat di masjid, di lapangan atau depan rumah. Bukan tidak boleh salat Idulfitri. Persoalanya kita tidak boleh berkumpul. Harus jaga jarak," pungkas.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT