14 April 2020, 17:40 WIB

Anies Prihatin Ratusan Tenaga Medis Terpapar Covid-19


Insi Nantika Jelita |

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan prihatin dengan banyaknya petugas medis yang terpapar covid-19. Ia menyebut saat ini jumlah mereka terbatas, tapi mereka harus menangani pasien-pasien yang dirawat di rumah sakit.

"Tenaga medis ada adalah pertahanan terakhir kita. Kalau tenaga medis ikut terkena dampaknya, tidak ada lagi yang bisa merawat dan menyembuhkan pasien," ujar Anies dalam akun media sosialnya @aniesbaswedan, Jakarta, Selasa (14/4).

Data per (11/4), 161 tenaga kesehatan positif terinfeksi covid-19. Dari angka tersebut, 23 sembuh dan 2 orang meninggal dunia.

Baca juga: Tambah 21 Orang, 163 Pasien Covid-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh

Anies mengatakan jumlah pasien covid-19 meningkat luar biasa banyak. Ini berarti kondisi saat ini kritis. Oleh karena itu, warga wajib melakukan langkah pencegahan penularan secara serempak, disiplin dan masif agar tidak menambah jumlah pasien, khususnya pasien dari kalangan yang berisiko tinggi jika terpapar.

"Kondisi itu bisa (makin parah) jika kita tidak kompak untuk melakukan pencegahan secara bersama-sama," tutur Anies.

Dalam pesannya, Anies meminta para petugas medis tetap semangat menjalankan tugas mulianya memerangi covid-19.

"Selamat berjuang Ibu dan Bapak. Selamat menjalankan misi mulia untuk melindungi saudara-saudara kita dari virus korona. Insya Allah, kita bisa segera melewati masa penuh tantangan ini," pungkas Anies. (OL-14)

BERITA TERKAIT