02 January 2019, 16:25 WIB

Ribuan PNS Terlambat Masuk Kerja Setelah Libur Nataru


Atalya Puspa | Megapolitan

KEPALA Bidang Pengendalian BKD DKI, Dwi Wahyono, mengatakan ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di DKI Jakarta terlambat hadir dan tidak masuk saat hari pertama masuk kerja setelah libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

"Ini kan jumlah pegawai 65 ribu, yang hadir online ada 28 ribu yang tidak hadir keliahatan banyak, nah kalo guru kan lagi libur makanya tidak absen. Lalu ada juga ketidakhadiran karena apa, ada yang sakit, izin sehari, cuti tahunan, dan lain-lain," tutur Dwi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (2/1).

Dwi menuturkan, jam masuk bagi PNS yakni pukul 7.30 WIB, lalu lewat dari jam tersebut, PNS akan dihitung telat. Adapun hukuman bagi PNS yang datang telat yakni akan dipotong gaji yang akan diakumulasikan selama satu tahun.

"Pukul 7.30 masuknya kemudian kalau lewat itu telat, kalau telat juga akibatnya ke mereka secara langsung, telat berapapun akan dipotong TKD-nya, setelah itu akan ada akumulasi selama satu tahun," jelas Dwi.

 

Baca juga: Sore Ini, PKS Kirim Nama Cawagub dan Tim Fit And Proper ke Gerindra

 

Sementara itu, jumlah PNS non-guru yang membolos dan telat pada hari pertama kerja setelah libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 yakni sebanyak 2.400 orang.

"Kalau total telatnya tidak hadir tanpa keterangan non guru 2.460. Guru tidak dihitung karena kan lagi libur sekolah," ujar Dwi. (OL-3)
 

BERITA TERKAIT