25 January 2023, 14:30 WIB

Hujan Deras di Johor, Lebih dari 3.400 Warga Mengungsi


Ferdian Ananda Majni |

HAMPIR 3.500 korban banjir telah ditempatkan di pusat-pusat bantuan sementara di seluruh Johor pada Rabu (25/1). Ini karena hujan lebat terus melanda beberapa bagian negara di Malaysia.

Menurut Badan Penanggulangan Bencana Nasional Malaysia (Nadma), Johor telah mencatat 3.482 korban banjir pada pukul 06.00 pada Rabu. Jumlah ini meningkat dari 2.912 korban banjir yang tercatat oleh badan tersebut enam jam sebelumnya.

Bernama melaporkan bahwa komite penanggulangan bencana negara bagian mengatakan bahwa kini ada 35 pusat bantuan yang beroperasi di Johor, setelah lima pusat bantuan dibuka di distrik-distrik Kota Tinggi, Kluang, Mersing, Segamat, dan Batu Pahat. Ditambahkan bahwa Segamat ialah distrik yang paling parah terkena dampak banjir dengan 1.392 orang ditampung di 13 pusat bantuan.

Departemen Meteorologi Malaysia (MetMalaysia) memperkirakan pada Rabu pagi bahwa hujan lebat terus menerus diperkirakan akan terjadi di Johor pada hari itu. Departemen ini telah mengeluarkan peringatan untuk hujan lebat yang ekstrim di distrik Segamat, Kluang, Mersing, Kulai, Kota Tinggi dan Johor Bahru, sementara hujan lebat diantisipasi di distrik Tangkak, Muar, Batu Pahat, dan Pontian.

Bulan lalu, Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi, yang merupakan ketua Komite Manajemen Bencana Pusat, menyerukan langkah-langkah jangka panjang untuk menyelesaikan masalah banjir di negara tersebut, termasuk proyek-proyek mitigasi banjir yang holistik. Ahmad Zahid mengatakan bahwa upaya pengelolaan banjir seperti itu, jika selesai, dapat memastikan pengelolaan banjir jangka panjang yang baik hingga 2100.

Banjir merupakan fenomena tahunan di Malaysia akibat angin muson timur laut yang membawa hujan lebat dari November hingga Maret. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT