25 January 2023, 10:24 WIB

Resmi Undur Diri, Jacinda Ardern Diganti Chris Hipkins


Cahya Mulyana |

JACINDA Ardern secara resmi telah menanggalkan jabatannya sebagai Perana Menteri (PM) Selandia Baru pada Rabu (24/1). Ardern mengumumkan pengunduran diri pada pekan lalu dan digantikan oleh Chris Hipkins untuk menduduki kursi yang ditinggalkannya tersebut.

Chris Hipkins, 44, disumpah oleh Gubernur Jenderal Selandia Baru dalam sebuah upacara di ibu kota, Wellington.

"Ini adalah hak istimewa dan tanggung jawab terbesar dalam hidup saya," kata Hipkins setelah resmi menjabat PM Selandia Baru.

Ia mengaku bersemangat untuk menghadapi setiap tantangan yang akan datang. Dirinya telah membantu Ardern melindungi Selandia Baru dari gelombang pandemi covid-19.

Ayah dua anak ini dijuluki Chippy dan menggambarkan dirinya sebagai Kiwi biasa dari latar belakang kelas pekerja yang menyukai roti sosis dan bersepeda ke tempat kerja.

"Covid-19 dan pandemi global menciptakan krisis kesehatan. Sekarang menciptakan krisis ekonomi dan di situlah fokus pemerintah saya," ucapnya.

Hipkins juga mengutuk serangan pengguna media sosial terhadap Ardern terkait pengunduran dirinya. Dia menilai netizen gagal menghormati Ardern atas seluruh baktinya.

Baca juga: Jacinda Ardern Tampil Terakhir di Parlemen Selandia Baru

Ardern terakhir berada di depan publik sebagai PM pekan lalu di Gedung Parlemen Selandia Baru, Beehive. Pangeran William adalah orang pertama yang memberi selamat kepada Ardern, yang menjadi tokoh global politik progresif selama lima tahun masa jabatannya.

"Terima kasih Jacinda Ardern atas persahabatan, kepemimpinan, dan dukungan Anda selama bertahun-tahun, paling tidak pada saat kematian nenek saya," tulisnya di akun Twitter resminya.

Penyanyi folk Yusuf Cat Stevens, yang menggelar konser untuk mengenang 51 orang yang tewas dalam pembantaian masjid gereja Kristus 2019, juga memuji Ardern. Dia mengatakan di Twitter bahwa Ardern menyatukan warga Selandia Baru setelah serangan teror di Christchurch.

Ardern pertama kali terpilih sebagai PM pada 2017, sebelum membuat gelombang Jacindamania untuk mengamankan masa jabatan kedua dengan kemenangan telak pada 2020.

Popularitasnya jatuh selama dua tahun terakhir karena inflasi yang melonjak, resesi yang menjulang, dan oposisi konservatif yang bangkit kembali. Tetapi Ardern membenci keputusannya untuk mengundurkan diri sebagai PM.

"Saya pergi dengan rasa syukur karena memiliki peran yang luar biasa ini selama bertahun-tahun," katanya.

Ardern akan terus duduk di parlemen tetapi telah mengumumkan niatnya untuk mundur di pemilihan umum berikutnya. Dia juga mengatakan rencana pernikahan dengan pasangannya Clarke Gayford, seorang tokoh televisi yang memimpin acara memancing populer, dan menemani putrinya Neve ke sekolah.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT