08 December 2022, 18:40 WIB

Iran Eksekusi Mati Seorang Demonstran Mahsa Amini


Cahya Mulyana |

IRAN mengumumkan eksekusi mati, Mohsen Shekari, seorang tahanan denngan tuduhan kejahatan selama protes kematian Mahsa Amini. Shekari telah ditangkap pada 25 September, kemudian dihukum pada 20 November atas tuduhan moharebeh, istilah Farsi yang berarti berperang melawan Tuhan.

Hukuman ini juga mengancam sejumlah tahanan lain yang terlibat selama aksi besar-besaran di Iran. Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) mencatat sebanyak tujuh tahanan dalam perkara serupa yang sudah dieksekusi.

“Eksekusi Shekari harus saya tanggapi dengan reaksi Kuat jika tidak kita akan menghadapi eksekusi setiap hari,” tulis Direktur Kelompok Aktivis HAM Iran yang berbasis di Oslo Mahmood Amiry-Moghaddam.

Menurut dia eksekusi ini harus memiliki konsekuensi bagi Iran yang setimpal dari masyarakat dunia. Kantor berita Iran Mizan melaporkan eksekusi tersebut.

Baca juga: Elon Musk Sempat Tergusur dari Puncak Daftar Miliarder Forbes

Sebelum ditangkap, Shekari memblokir jalan dan menyerang seorang anggota pasukan keamanan dengan parang di Teheran. Dia telah dihukum di Pengadilan Revolusi Teheran, yang biasanya menangani kasus tertutup yang telah dikritik secara internasional dalam kasus lain.

Tuduhan itu telah dikenakan dalam beberapa dekade sejak 1979 dengan ancaman hukuman mati. Iran telah diguncang oleh demonstrasi sejak kematian Mahsa Amini yang berusia 22 tahun pada 16 September, yang meninggal setelah ditahan oleh polisi moralitas negara itu.(AFP/OL-4)

BERITA TERKAIT