07 December 2022, 13:30 WIB

Gelombang PHK Menghantui AS


Fetry Wuryasti |

TEKANAN ekonomi disebut masih belum berakhir di Amerika Serikat (AS). Hal itu tercermin dari saham-saham di Amerika yang masih mencatatkan penurunan.

"Saat ini CEO perbankan mulai khawatir akan kebijakan The Fed terhadap pertumbuhan dan pendapatan perusahaan. Goldman Sachs Group Inc memberikan peringatan tentang adanya pemangkasan gaji dan tenaga kerja," kata Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus, Rabu (7/12).

Bank of America Corp pun juga mulai memperlambat proses perekrutan. Morgan Stanley saat ini diperkirakan akan mulai memangkas tenaga kerjanya.

Baca juga: PHK Ancam Start-up, IndoSterling Technomedia Tetap Optimistis

Morgan Stanley diperkirakan akan mulai mengurangi tenaga kerja globalnya sekitar 1.600 atau 2% dari total yang ada. Sejauh ini perbankan memiliki lebih dari 80.000 tenaga kerja, angka ini naik sejak pandemi yang hanya berada di kisaran 60.000.

"Kehati-hatian dalam melangkah akan menjadi sesuatu yang sangat penting setidaknya untuk saat ini, untuk menjaga ekspektasi di masa yang akan datang termasuk menghadapi ketidakpastian yang terjadi di pasar," ujar Nico.(OL-5)

BERITA TERKAIT