29 November 2022, 09:46 WIB

Zelensky Minta Rakyatnya Antisipasi Serangan Gencar Rusia


Cahya Mulyana |

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan warganya untuk mengantisipasi serangan Rusia selama seminggu ke depan di tengah musim dingin dan krisis listrik.

Rusia telah melakukan pengeboman rudal besar-besaran terhadap infrastruktur energi Ukraina pada awal Oktober 2022.

Zelensky mengatakan dirinya memperkirakan serangan baru minggu ini bisa sama buruknya dengan minggu lalu yang menghancurkan insfrastruktur listrik dan air.

"Kami memahami bahwa para teroris sedang merencanakan serangan baru. Kami mengetahui fakta ini. Dan selama mereka memiliki misil, sayangnya, mereka tidak akan tenang," paparnya.

Kyiv mengatakan serangan itu, yang diakui Rusia menargetkan infrastruktur Ukraina, dimaksudkan untuk menyakiti warga sipil. Moskow menyangkal niatnya untuk menyakiti warga sipil dan meminta Ukraina menyerah.

Baca juga: Ukraina Keluhkan Krisis Energi

Musim dingin di Kyiv, salju turun dan suhu mencapai titik beku yang menghantam jutaan orang penduduknya. Operator jaringan nasional Ukrenergo terpaksa melanjutkan pemadaman reguler karena gagal memperbaiki infrastruktur yang rusak.

"Begitu penyebab pemadaman darurat dihilangkan, unit akan kembali beroperasi, yang akan mengurangi defisit dalam sistem tenaga dan mengurangi jumlah pembatasan bagi konsumen," katanya.

Di sepanjang garis depan di timur Ukraina, musim dingin yang menjulang mengantarkan fase baru konflik, setelah beberapa bulan Rusia mundur, dengan perang parit yang intens di sepanjang posisi yang dijaga ketat. Dengan mundurnya pasukan Rusia di timur laut dan Sungai Dnipro di selatan.

Zelensky menggambarkan pertempuran sengit di sebelah barat kota Donetsk yang dikuasai Rusia Staf Umum angkatan bersenjata Ukraina mengatakan Rusia terus melakukan penembakan terhadap target utama di Bakhmut dan Avdiivka di provinsi Donetsk, dan ke utara membombardir daerah di sekitar kota Kupiansk dan Lyman, keduanya baru saja direbut kembali oleh Kyiv.

Di front selatan, katanya, pasukan Rusia telah memperkuat posisi di wilayah pendudukan dan menyerang kota-kota di tepi barat Sungai Dnipro, termasuk Kherson, yang ditinggalkan awal bulan ini.

Paasukan Ukraina telah merusak jembatan kereta api di utara kota selatan Melitopol yang diduduki Rusia yang telah menjadi kunci untuk memasok logistik. (CNA/Cah/Ol-09)

BERITA TERKAIT