17 November 2022, 13:19 WIB

Beri Peringatan ke AS, Korut Luncurkan Rudal


Cahya Mulyana |

KOREA Utara (Korut) telah menembakkan rudal balistik dengan jenis yang belum dikenal. Peluncuran itu bagian dari peringatan Pyongyang kepada Amerika Serikat (AS) dan sekutu regionalnya.

"Korut menembakkan rudal balistik tak dikenal ke Laut Timur," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.

Awal pekan ini, Presiden AS Joe Biden membahas serentetan uji coba rudal Korut dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di sela-sela KTT G20 di Bali. Pemimpin AS mendorong Tiongkok untuk menggunakan pengaruhnya mengendalikan Korea Utara setelah gelombang peluncuran rudal menimbulkan kekhawatiran rezim tertutup akan segera melakukan uji coba nuklir ketujuh.

Biden juga mengadakan pembicaraan dengan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol dan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh senjata pemusnah massal dan program rudal balistik Korut.

Menteri Luar Negeri Korut Choe Son Hui mengecam pertemuan tersebut dan menilai mereka membawa situasi di semenanjung Korea ke fase yang tidak dapat diprediksi.

"Tawaran pencegah yang diperpanjang AS dan aktivitas militer yang meningkat setiap hari dari pasukan sekutu di sekitar semenanjung Korea adalah tindakan bodoh," kata Choe.

Baca juga: Joe Biden dan Xi Jinping Gelar Pertemuan di Bali

Semakin banyak Washington bekerja untuk memperkuat aliansi keamanannya dengan Tokyo dan Seoul, Choe memastikan perlawanan militer DPRK akan semakin sengit.

Para ahli mengatakan peluncuran rudal Korut itu disesuaikan dengan sikap politik Pyongyang.

"Korut menembakkan rudal setelah mengeluarkan pernyataan beberapa jam sebelumnya dalam upaya umembenarkan peluncuran untuk mengirim pesannya ke AS dan Jepang," kata seorang peneliti di Institut Sejong Cheong Seong-chang.(AFP/OL-5)

BERITA TERKAIT