09 November 2022, 23:22 WIB

Zelensky Ingin Isu Penculikan Anak-anak oleh Rusia Masuk Agenda G20


Cahya Mulyana |

UKRAINA telah mengumpulkan ribuan laporan tentang anak-anak yang dibawa ke Rusia. Kyiv menginginkan isu ini menjadi bagian pembahasan pada pertemuan puncak KTT G20 di Bali.

"Ukraina ingin deportasi anak oleh Rusia diselidiki sebagai kejahatan perang. Federasi Rusia terus melakukan kejahatannya sehubungan dengan anak-anak Ukraina," kata Kepala Staf Presiden Volodymyr Zelensky, Andriy Yermak.

Yermak mengatakan diskusi tentang kembalinya anak-anak itu harus dimulai pada KTT G20 15-16 November di Indonesia, yang diperkirakan akan dihadiri Zelensky secara virtual. Utusan Amerika Serikat untuk PBB mengatakan pada awal September lebih dari 1.800 anak-anak dipindahkan dari wilayah Ukraina ke Rusia.

Terpisah, Presiden Rusia, Vladimir Putin memberikan medali tertinggi kepada pendeta yang tewas di Ukraina, Mikhail Vasilyev. Dia meninggal di Ukraina pada akhir pekan ini.

Imam agung itu sempat mengatakan kepada para perempuan untuk memiliki lebih banyak anak. Tujuannya supaya meringankan rasa sakit karena harus mengirim salah satu putra ke operasi militer di Ukraina.

Dia menerima medali Pahlawan Federasi Rusia pada atas keberanian dan kepahlawanan yang ditunjukkan dalam kinerja tugasnya. "Dia terbunuh pada Minggu (6/11) pagi di zona operasi militer khusus di Ukraina, saat melakukan tugas pastoral," kata Gereja Ortodoks dalam siaran pers. (AFP/OL-8)

BERITA TERKAIT