28 October 2022, 05:45 WIB

Ajak Bunuh Biden, New York Post Mengaku Diretas


Basuki Eka Purnama |

THE New York Post, Kamis (27/10), mengaku telah diretas oleh karyawan mereka sendiri setelah akun Twitter surat kabar itu mengunggah serangkaian cicitan tidak pantas termasuk ajakan untuk membunuh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Cicitan liar itu telah dihapus pada Kamis (27/10) pagi.

"The New York Post telah diretas. Kami tengah menyelidiki hal tesebut," cicit surat kabar tersebut.

Baca juga: Kepercayaan pada Biden Merosot, Ini Penyebabnya

Penyelidikan yang dilakukan menunjukkan bahwa aksi tidak pantas itu dilakukan seorang karyawan The New York Post

Cicitan, yang diunggah pada Kamis (27/10) pagi itu, mencakup ajakan untuk membunuh Biden serta anggota DPR asal New York Alexandria Ocasio-Cortez.

Cicitan itu dibuat sehingga mirip cicitan yang biasa diunggah surat kabar milik NewsCorp, kerajaan media milik miliarder Australia Rupert Murdoch.

"Karyawan yang bersangkutan telah dipecat. Kami juga langsung menghapus cicitan yang menjijikan dan tidak pantas itu di laman daring dan akun media sosial kami," tegas The New York Post. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT