11 October 2022, 19:55 WIB

Rusia Tahu Keputusan G7 dan Siap Berdamai Lewat G20


Cahya Mulyana |

RUSIA mengklaim sudah mengetahui arah dan keputusan KTT darurat Kelompok 7 atau G7. Ketujuh negara besar itu akan memberikan sanksi terhadap Moskow yang melakukan serangan balik di Ukraina.

"Keputusan G7 sudah dapat diprediksi," kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

Ia mengatakan pihaknya membatasi harapan pertemuan virtual G7 di mana Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky diharapkan berbicara dan meminta lebih banyak senjata.

“Suasana KTT darurat G7 ini sudah jelas dan dapat diprediksi. Konfrontasi akan terus berlanjut,” imbuhnya.

Baca juga:  Ukraina Minta Perhatian Dunia usai Kyiv Dibombardir Rusia

Serangan rudal baru dilaporkan pada Selasa (11/10) yang menewaskan sedikitnya satu orang di tenggara Zaporizhzhia dan membuat sebagian kota barat Lviv tanpa aliran listrik.

Bagian lain negara itu tetap tanpa listrik setelah serangan udara Rusia yang paling signifikan sejak perang dimulai pada Februari.

Sementara itu, Rusia mengaku tidak akan menolak pertemuan antara Presiden Vladimir Putin dan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden di KTT G20. Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Rusia akan mempertimbangkan proposal tersebut jika diajukan Amerika.

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa kami tidak pernah menolak pertemuan. Jika ada proposal, maka kami akan mempertimbangkannya,” ucap Lavrov.

Dia menambahkan Rusia bersedia mendengarkan setiap saran mengenai pembicaraan damai. (Aljazeera/OL-5)

BERITA TERKAIT