08 September 2022, 20:58 WIB

NATO Kutuk Dugaan Serangan Siber Iran di Albania


Mediaindonesia.com |

NATO pada Kamis (8/9) mengutuk serangan siber di Albania yang dituduhkan oleh Tirana dan Washington kepada Iran. Ia berjanji untuk meningkatkan pertahanan anggota aliansi terhadap peretas.

"Kami berdiri dalam solidaritas dengan Albania setelah serangan dunia maya baru-baru ini terhadap infrastruktur informasi nasionalnya," kata sekutu NATO. "Kami sangat mengutuk aktivitas siber jahat yang dirancang untuk mengacaukan dan membahayakan keamanan sekutu dan mengganggu kehidupan sehari-hari warga."

Baca juga: Iran Kecam Laporan IAEA Pengembangan Nuklirnya bukan untuk Perdamaian

Aliansi tersebut berjanji untuk mendukung Albania dalam memperkuat kemampuan pertahanan sibernya untuk menahan dan mengusir aktivitas siber berbahaya semacam itu di masa depan. Perdana Menteri Albania Edi Rama pada Rabu menuduh Iran mengarahkan serangan siber terhadap lembaga-lembaga Albania pada 15 Juli dalam upaya untuk melumpuhkan layanan publik dan meretas data dan komunikasi elektronik dari sistem pemerintah.

Albania, yang bergabung dengan NATO pada 2009, memutuskan hubungan diplomatik dengan Teheran sebagai pembalasan.
Kedua negara telah menjadi musuh bebuyutan selama bertahun-tahun, sejak negara Balkan itu mulai menampung anggota oposisi Iran, Mujahidin Rakyat atau Mujahidin-e-Khalq (MEK).

Baca juga: Bela Albania, AS Peringatkan Iran Ada Tindakan Lebih Lanjut

AS memperingatkan tindakan lebih lanjut terhadap Iran karena mengutuk serangan siber belum pernah terjadi sebelumnya terhadap sekutu Albania. Iran menolak tuduhan bahwa mereka berada di balik serangan siber sebagai tidak berdasar dan menyebut keputusan Albania untuk memutuskan hubungan diplomatik sebagai tindakan yang tidak dipertimbangkan dengan baik dan picik. (AFP/OL-14)

BERITA TERKAIT