08 September 2022, 09:41 WIB

Putin Sebut Demokrasi di Inggris Omong Kosong


Cahya Mulyana |

PRESIDEN Rusia, Vladimir Putin menyindir demokrasi di Inggris tidak sesuai dengan standar yang digembar-gemborkan Amerika Serikat dan para sekutunya. Itu terlihat dengan proses pemilihan Liz Truss sebagai Perdana Menteri yang hanya dipilih elit Partai Konservatif.

"Orang-orang di Inggris tidak mengambil peran (dalam pemilihan Liz Truss)," sindir Putin.

Menurut Putin, elite berkuasa di Inggris memiliki pengaturan sendiri terhadap pemimpin negara itu. Hal inilah yang menurutnya pemilihan Truss bukan bagian dari demokrasi.

Ia juga menyinggung prospek hubungan kedua negara di tangan Truss. Menurutnya, tidak akan ada yang berubah dari sekarang, terlebih ia mengetahui posisi Partai Konservatif saat ini yang kekurangan dukungan.

Sebelumnya, Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan hubungan antara Moskow dan London renggang setelah negaranya menginvasi Ukraina.

"Menilai dari pernyataan yang dibuat Ibu Truss saat dia masih menjadi Menteri Luar Negeri (Menlu), orang bisa mengatakan tidak ada perubahan yang lebih baik, yang diharapkan," kata Peskov.

Peskov juga memprediksi relasi Inggris dan Rusia bisa jadi lebih buruk di era Truss. Hal ini dikarenakan pernyataan anti-Moskow selama menjabat sebagai Menlu.

"Saya tak ingin mengatakan bahwa segala sesuatu yang bisa berubah menjadi lebih buruk, karena sulit membayangkan sesuatu yang lebih buruk," pungkas Peskov. (AFP/OL-13)

Baca Juga: Dubes Rusia belum Pastikan Kehadiran Putin di KTT G20

BERITA TERKAIT