25 August 2022, 13:09 WIB

Korut Lakukan Lockdown Usai Klaim Sukses Atasi Covid-19


 Cahya Mulyana |

PEMERINTAH Korea Utara (Korut) akan lakukan penguncian atau lockdown Provinsi Ryanggang yang berbatasan dengan Tiongkok usai pemimpinnya, Kim Jong-un mengklaim suksss mengatasi pandemi Covid-19. Kebijakan itu menindaklanjuti temuan empat kasus demam tinggi.

“Pihak berwenang segera mengunci daerah di mana kasus demam terjadi dan pada saat yang sama segera memobilisasi tim anti-epidemi bergerak cepat dan tim diagnosis dan perawatan cepat," ungkap laporan Kantor Berita Korut, KCNA.

Selain mengunci wilayah itu, Korut juga menggelar penyeleidikan untuk mendalami sumber dan empat kasus tersebut.

"Mereka juga mengambil langkah-langkah untuk menyelidiki penyebab wabah demam," tambah KCNA.

Baca juga: Korut Laporkan Empat Kasus Baru Demam

Korut lebih memilh menggunakan istilah demam ketimbang covid-19. Selama ini Korut telah mencatat 4,8 juta kasus demam dengan 74 kematian atau 0,002% dari total kasus.

Tidak ada kasus baru yang dilaporkan sejak 29 Juli hingga saat ini. Para ahli, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah lama mempertanyakan statistik covid-19 Pyongyang dan mengklaim telah mengendalikan wabah tersebut.

Para ahli menyatakan, Korut memiliki salah satu sistem perawatan kesehatan terburuk di dunia, dengan rumah sakit yang tidak lengkap. Beberapa unit perawatan intensif dan tidak ada obat perawatan covid-19.

Tidak diyakini telah memvaksinasi salah satu dari 25 juta penduduknya, meskipun telah menerima beberapa vaksin dari tiongkok. Pyongyang menyalahkan wabah itu pada Korea Selatan dan memperingatkan pembalasan. (AFP/Cah/OL-09)

BERITA TERKAIT