11 August 2022, 09:50 WIB

Korut Tuduh Korsel Sebarkan Covid-19 di Negaranya


Cahya Mulyana |

Saudari Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, Yo Jong menuduh Korea Selatan (Korsel) menyebarkan Covid-19 di negaranya melalui balon dan uang. Pyongyang menyatakan akan membalasnya.

"Sangat mengkhawatirkan bahwa Korea Selatan mengirim (covid-19 lewat) selebaran, uang, brosur, dan barang-barang ke wilayah kami," katanya.

Dia pun memperingatkan Korut akan mempersiapkan pembalasan. Korut telah menyatakan kemenangan atas pandemi ini yang diumumkan oleh Kim Jong Un.

Terlepas dari larangan yang mulai berlaku pada 2021, para aktivis Korsel selama bertahun-tahun telah menerbangkan balon berisi selebaran propaganda dan dolar AS ke perbatasan, yang telah lama diprotes Pyongyang.

Yo Jong, menyalahkan aksi ini atas yang disinyalir sebagai pintu masuk covid-19 ke negaranya. "Itu adalah kejahatan terhadap kemanusiaan," tegasnya.

Dia mengatakan bahwa banyak negara dan Organisasi Kesehatan Dunia telah mengakui bahaya penyebaran penyakit menular melalui kontak dengan benda-benda yang terkontaminasi," paparnya.

Yo Jong memperingatkan bahwa Pyongyang sedang mempertimbangkan tanggapan pembalasan yang setimpal terhadap Korsel. "Kami akan merespons dengan memberantas tidak hanya virus, tetapi juga otoritas Korsel," tegasnya.

Bahkan Kim Jong Un, kata dia, sempat menderita Covid-19. "Kim sempat menderita demam tinggi selama hari-hari perang karantina ini, tetapi dia tidak bisa berbaring sejenak karena dia memikirkan orang-orang yang menjadi tanggung jawabnya," pungkasnya. (AFP/OL-12)

BERITA TERKAIT