04 August 2022, 18:33 WIB

Pesan ASEAN ke Menlu Tiongkok: Cegah Konflik Terbuka di Selat Taiwan


Irvan Sihombing |

ASEAN mengirim pesan kepada Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi agar mencegah terjadinya konflik terbuka menyusul meningkatnya ketegangan dengan Taiwan. Wang berada di Phnom Penh, Kamboja, Kamis (4/8) pagi untuk menghadiri Pertemuan ke-55 Menteri Luar Negeri Seluruh ASEAN (AMM).

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengatakan ada dua agenda utama yang dibahas bersama Wang. Pertama adalah kerja sama untuk ketahan pangan. Kedua pentingnya ASEAN-Tiongkok bekerja sama memperkuat keamanan dan kestabilan kawasan.

"Saya ulangi apa yang sudah saya sampaikan kemarin dan sudah disampaikan juru bicara kita tentang Taiwan strait. Saya menekankan agar situasi rivalitas dikelola dengan baik agar tidak konflik terbuka dan jangan ada langkah provokatif yang dapat menjadikan situasi buruk. Dunia hari ini membutuhkan kearifan serta tanggung jawab kita," kata Retno di sela-sela kegiatan AMM.

Hari ini, Tiongkok menyatakan akan memulai latihan militer terbesarnya yang mengelilingi Taiwan. Ini merupakan reaksi kemarahan terbaru pemerintah Presiden Xi Jinping pascakunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi. Nancy tiba di Taipei, ibu kota Taiwan pada Selasa (2/8/)

Tiongkok menilai kehadiran Pelosi di Taiwan telah secara serius melanggar kedaulatan dan integritas teritorial 'Negeri Tirai Bambu'. Negara tersebut menganggap Taiwan masih merupakan bagian dari Tiongkok. Sebaliknya, Taiwan menolak klaim Tiongkok dengan mengatakan hanya rakyat Taiwan yang dapat memutuskan masa depan pulau itu.

Lebih jauh Retno mengatakan, ASEAN berharap agar Tiongkok bekerja konkret mengimplementasikan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP). AOIP bertujuan menjembatani kepentingan negara-negara Indo-Pasifik dalam menjaga perdamaian, keamanan, dan kemakmuran dengan peran sentral serta strategis ASEAN.

"Saat berbicara mengenai stabilitas, saya berbicara ASEAN Outlook on the Indo-Pacific. Kita mengharapkan Tiongkok bekerja konkret mengimplementasikan ASEAN Outlook on the Indo-Pacific," cetusnya.

Dalam sambutan pembukaannya, Wang tidak menyinggung mengenai situasi yang memanas di Selat Taiwan. Ia justru menekankan bagaimana Tiongkok dan negara-negara ASEAN telah memperkuat kerja sama dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami telah menjaga oasis perdamaian dalam menghadapi turbulensi dalam situasi keamanan internasional,” katanya. (OL-8)

BERITA TERKAIT