20 July 2022, 10:43 WIB

Putin Senang Turki Bantu Normalisasi Stok Pangan Dunia


Cahya Mulyana |

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin mengaku senang dengan komitmen yang diungkapkan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam KTT di Iran. Pasalnya Erdogan berjanji akan membantu Rusia memulihkan jalur ekspor biji-bijian Ukraina ke pasar dunia.

"Saya ingin berterima kasih atas upaya mediasi Anda," kata Putin kepada Erdogan selama pertemuan di Teheran.

Menurut Putin, pembicaraan dengan Erdogan sangat konstruktif. Rusia menginginkan pasar pangan global kembali stabil.

"Dengan mediasi Anda, kami telah bergerak maju. Belum semua masalah terselesaikan, tetapi fakta bahwa ada pergerakan sudah bagus," papar Putin.

Invasi Rusia ke Ukraina telah menghambat pengiriman dari salah satu pengekspor gandum dan biji-bijian terbesar dunia.

Baca juga: Gedung Putih Sebut Kunjungan Putin ke Iran Akibat Sanksi Barat

Kedua belah pihak saling menyalahkan atas tersendatnya pasokan komoditas tersebut yang menyebabkan harganya melambung tinggi di pasar dunia.

Di sisi lain, Kyiv mempersiapkan serangan balasan di selatan Kyiv. Ukraina berharap dapat membalikkan keadaan dengan mengusir Rusia dari wilayahnya.

Kepercayaan itu muncul setelah Ukraina memiliki persenjataan hasil dari bantuan negara-negara Barat. Misalnya rudal jarak jauh yang dapat menyerang di garis belakang pasukan Rusia.

Kyiv mengklaim berhasil menghancurkan 30 pusat logistik dan amunisi Rusia.

Dalam sebuah posting di Facebook pada Senin (18/7), Komandan Militer Utama Ukraina, Jenderal Valery Zaluzhny, memuji sistem roket jarak jauh canggih yang dipasok Amerika Serikat yang dikenal sebagai Himars.

"Senjata itu menstabilkan situasi melalui serangan besar di titik komando musuh, amunisi dan penyimpanan bahan bakar. gudang,” katanya.

Rusia pun terpaksa mengubah strategi dengan menerapkan serangan jarak jauh. Menteri Pertahanan Sergei Shoigu telah memerintahkan militer untuk berkonsentrasi menghancurkan roket dan artileri Ukraina yang dipasok Barat. (AFP/Cah/OL-09)

BERITA TERKAIT