20 July 2022, 09:25 WIB

Ukraina Minta Negara Barat Kirim Roket untuk Gempur Militer Rusia


Cahya Mulyana |

UKRAINA meminta negara-negara Barat untuk meningkatkan bantuan sistem roket presisi, menyebut. Senjata itu dapat membalikkan keadaan karena Rusia tidak mampu menangkisnya.

Amerika Serikat (AS) sejak pertengahan Juni lalu telah mengirimkan delapan unit Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142 (Himars) yang tepat menyerang target dalam jarak 80 kilometer (50 mil).

“Sistem ini memungkinkan kami untuk menghancurkan sekitar 30 stasiun komando dan gudang amunisi,” kata Menteri Pertahanan Ukraina Oleksiy Reznikov kepada Dewan Atlantik.

“Ini secara signifikan memperlambat kemajuan Rusia dan secara dramatis mengurangi intensitas tembakan artileri mereka. Jadi ini berhasil. Kami berterima kasih kepada mitra kami,” katanya dalam penampilan virtual di think tank Washington.

Namun dia mengatakan bahwa jauh lebih banyak sistem yang dibutuhkan, menyamakan perbatasan Ukraina dengan Rusia dengan jarak dari Barcelona ke Warsawa.

Baca juga: Rusia Klaim Dapat Berdamai dengan Ukraina

“Perisai Eropa di Ukraina memiliki jarak yang sama, 2.500 kilometer garis depan agresif dengan musuh. Untuk serangan balik yang efektif, saya pikir kita akan membutuhkan setidaknya 100 unit Himars. Itu bisa menjadi pengubah permainan di medan perang dalam kasus itu," paparnya.

Dia juga menekankan kembali Ukraina membutuhkan senjata yang mampu menjangkau target 100 hingga 150 kilometer (60-90 mil).

Namun Presiden AS Joe Biden telah menolak untuk memberikannya. Washington khawatir Ukraina akan menyerang sasaran di dalam wilayah Rusia dan berpotensi memperluas perang menjadi bentrokan langsung dengan Barat. (AFP/Cah/OL-09)

BERITA TERKAIT