07 July 2022, 18:02 WIB

Diterpa Skandal Seks dan Mosi tak Percaya, Boris Johnson Segera Mengundurkan Diri


Cahya Mulyana |

PERDANA Menteri (PM) Inggris Boris Johnson diperkirakan akan mengundurkan diri dari posisinya sebagai pemimpin partai konservatif. Pengunduran dirinya akan dilakukan hari ini, Kamis (7/7) waktu setempat.

Kabar itu diungkapkan Pemimpin Partai Buruh Keir Starmer. Dia menyebutnya sebagai kabar baik bahwa Johnson akan mundur dari jabatan di partainya menyusul kasus pelecehan seksual dan pengunduran diri sejumlah pembantunya di kekuasaan.

"Tetapi yang dibutuhkan adalah perubahan pemerintahan yang tepat," ungkapnya.

Menteri Utama Skotlandia Nicola Sturgeon telah mempertanyakan posisi Johnson sebagai PM. Namun jabatannya sebagai pemimpin partai konservatif akan membuka jalan bagi penggantinya menjadi PM Inggris berikutnya.l

Sikap Johnson itu menyusul puluhan menterinya mundur dari pemerintahan. "Boris Johnson akan mengundurkan diri sebagai pemimpin konservatif hari ini. Namun dia akan terus menjabat sebagai perdana menteri hingga musim gugur," ungkap editor politik BBC Chris Mason.

Ia menambahkan, persaingan kepemimpinan di partai Johnson akan berlangsung musim panas ini dan pemenangnya akan menggantikan Johnson pada Oktober. (OL-8)

BERITA TERKAIT